






[Kanal Media Unpad] Dalam rangka mempersiapkan mahasiswa untuk memberikan dampak dan manfaat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN), Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kegiatan Pembekalan KKN Unpad Berdampak 2026 yang diselenggarakan secara hybrid di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, pada 5-7 Januari 2026. Mahasiswa Unpad dijadwalkan melaksanakan kegiatan KKN di wilayah Indramayu dan Sumedang pada bulan Januari-Februari 2026 mendatang.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, S.Psi., MOP., Ph.D., menyampaikan bahwa Universitas Padjadjaran terus mendorong agar seluruh aktivitas tridharma perguruan tinggi dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dalam hal ini, program KKN Unpad Berdampak 2026 merupakan salah satu wujud nyata komitmen Unpad dalam menghadirkan kontribusi langsung kepada masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Barat.
“Unpad saat ini ingin senantiasa berdampak. Kami tidak ingin hanya melakukan riset yang berhenti pada tahap publikasi. Karena meskipun publikasi itu penting, yang jauh lebih penting adalah bagaimana hasil riset dan ilmu pengetahuan tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui KKN mahasiswa memegang amanah yang mulia, yaitu membantu masyarakat meningkatkan kualitas hidup melalui pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama berkuliah di Unpad,” ujar Prof. Zahrotur.
Sementara itu, kepada Tim Kanal Media Unpad, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Jawa Barat Ane Carolina, S.Si., M.Eng., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan KKN Unpad Berdampak 2026 yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam pembangunan manusia. Ane menjelaskan bahwa Pemprov Jabar saat ini terus berupaya menurunkan angka kemiskinan melalui strategi menurunkan beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Dalam konteks tersebut, mahasiswa KKN diharapkan dapat berperan sebagai jembatan bagi masyarakat, khususnya masyarakat miskin ekstrem untuk keluar dari jerat kemiskinan.
“Pemerintah dan akademisi tidak bisa berjalan sendiri. Kampus menghasilkan teori dan inovasi, sementara masyarakat menjadi ruang praktiknya. Momentum KKN ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menguji sekaligus mendarmabaktikan ilmunya kepada masyarakat. Memang mahasiswa KKN tidak bisa langsung menjamin masyarakat sejahtera dalam waktu singkat. Namun, minimal mereka mampu membangun mindset, mental model, dan pemetaan jalan keluar dari kemiskinan,” ujar Ane.
Hadir pula memberikan materi pada pembekalan ini Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si. Melalui kegiatan Pembekalan KKN Unpad Berdampak 2026 ini, diharapkan mahasiswa Unpad siap terjun ke masyarakat dengan pemahaman, empati, dan semangat pengabdian, sehingga mampu menghadirkan perubahan yang berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah Indramayu, Sumedang, dan sekitarnya.*
The post Unpad Kolaborasi dengan Pemprov Jabar, Bekali Mahasiswa Laksanakan KKN Unpad Berdampak 2026 appeared first on Universitas Padjadjaran.
