Unpad Tandatangani MoU Migrant Center dengan KP2MI, Disaksikan Menteri PPN/Kepala Bappenas

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dalam pengembangan Unpad Skills Hub dan Migrant Center. Penandatanganan yang berlangsung di Gedung Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Kuningan, Jakarta pada Selasa (28/7), dilakukan oleh Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, bersama Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Drs. H. Mukhtarudin, serta disaksikan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy.

Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas tenaga kerja Indonesia melalui pelatihan berbasis kompetensi sehingga mampu meningkatkan daya saing dan memenuhi kebutuhan pasar kerja, baik di dalam maupun luar negeri. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Padjadjaran menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan amanah bagi Unpad untuk berkontribusi lebih besar dalam penguatan kapasitas pekerja migran Indonesia.

“Tingginya angka pengangguran menjadi tantangan yang harus dijawab bersama. Universitas Padjadjaran turut mengambil peran aktif melalui penyelenggaraan pendidikan gelar maupun non-gelar yang berorientasi pada peningkatan kompetensi tenaga kerja. Langkah ini sejalan dengan semangat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta arahan Presiden Republik Indonesia untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global,” ujar Prof. Arief.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Drs. H. Mukhtarudin, menjelaskan bahwa Presiden Republik Indonesia memberikan mandat kepada KP2MI untuk memperkuat pelindungan pekerja migran Indonesia dari hulu hingga hilir, sekaligus meningkatkan kapasitas calon pekerja migran agar menjadi medium hingga high-skilled workers yang mampu bersaing di pasar kerja internasional.

“Saat ini terdapat sekitar 300 ribu peluang kerja di luar negeri, namun lebih dari 70 persen di antaranya belum dapat dipenuhi. Karena itu, pemerintah bersama Bappenas menjalankan crash program untuk menyiapkan 40.000 pekerja migran terampil sebagai program prioritas nasional. Kami menyambut baik kehadiran Unpad Skills Hub dan Migrant Center sebagai salah satu mitra strategis dalam mempersiapkan tenaga kerja Indonesia yang kompeten dan siap bekerja di tingkat global,” ujar Mukhtarudin.

Pada kesempatan yang sama, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy, menekankan bahwa penguatan kompetensi pekerja migran merupakan bagian dari amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus berkontribusi dalam menjaga perdamaian dunia.

Menurutnya, tenaga kerja Indonesia yang memiliki keterampilan tinggi memiliki peluang besar untuk menembus pasar kerja internasional. Ia juga mendorong Universitas Padjadjaran untuk memperkuat kolaborasi dengan KP2MI dan kementerian terkait, termasuk mengembangkan pendidikan dan kajian mengenai pelindungan pekerja migran melalui kekuatan akademik yang dimiliki, khususnya Fakultas Hukum.

Direktur Pendidikan Non Gelar Universitas Padjadjaran, Dr. Erli Sarilita, menyampaikan bahwa animo masyarakat terhadap program peningkatan kompetensi sangat tinggi, baik dari Jawa Barat maupun berbagai provinsi lainnya.

“Universitas Padjadjaran saat ini sedang menyinergikan dosen-dosen ahli, fasilitas, dan berbagai sumber daya yang dimiliki untuk mengembangkan Unpad Skills Hub dan Migrant Center. Tujuannya adalah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kompetensi sehingga memiliki daya saing yang lebih tinggi dan dapat terserap di dunia kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” ujarnya.

Melalui Unpad Skills Hub dan Migrant Center, Universitas Padjadjaran akan menghadirkan berbagai program pelatihan kerja berbasis kompetensi yang dikembangkan bersama pemerintah, dunia usaha, dunia industri, dan berbagai mitra strategis. Program ini diharapkan menjadi jembatan antara kebutuhan pasar kerja dengan peningkatan keterampilan masyarakat Indonesia, sekaligus mendukung agenda nasional dalam mencetak tenaga kerja profesional yang siap bersaing di tingkat global.

Momentum penandatanganan MoU ini juga diwarnai suasana hangat dan penuh keakraban. Bertepatan dengan hari ulang tahun Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Drs. H. Mukhtarudin, bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy, turut memberikan ucapan selamat dan merayakan momen istimewa tersebut bersama jajaran pimpinan Universitas Padjadjaran. Suasana sederhana namun penuh makna ini menjadi simbol eratnya sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing global.* (Rilis oleh: Dit. Pendidikan Non Gelar Unpad)

The post Unpad Tandatangani MoU Migrant Center dengan KP2MI, Disaksikan Menteri PPN/Kepala Bappenas appeared first on Universitas Padjadjaran.