
[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menerima 490 guru sebagai penerima Program Beasiswa Guruku untuk melanjutkan studi magister (S-2) di berbagai program studi di lingkungan Unpad. Program yang pertama kali diselenggarakan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Unpad dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik.
“Unpad memberikan kesempatan karena kami memiliki prodi-prodi yang selaras dengan kebutuhan di PAUD hingga SMA sederajat. Kami berkomitmen untuk mendukung para guru agar bisa mencapai karier yang lebih tinggi,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Prof. Zahrotur Rusyida Hinduan, dalam wawancara dengan Kanal Media Unpad pada Sabtu (1/8).
Program Beasiswa Guruku Unpad 2026 menarik minat pendidik dari berbagai daerah di Indonesia. Berdasarkan data pendaftar, tercatat sebanyak 1.409 guru dari 36 provinsi mendaftar pada program tersebut, dengan sebaran peserta berasal dari hampir seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Aceh di ujung barat hingga Papua di wilayah timur Indonesia.
Program ini terdiri dari tiga kategori, yaitu beasiswa penuh, beasiswa sebagian, dan beasiswa dukungan. Pada kategori beasiswa penuh, penerima mendapatkan pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar 100 persen. Selain itu, Unpad juga memberikan afirmasi kepada calon mahasiswa yang berasal dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), baik dari Jawa Barat maupun luar Jawa Barat.
Prof. Zahrotur menjelaskan, program yang ditawarkan Unpad tidak berfokus pada aspek pedagogi, melainkan pada penguatan penguasaan substansi keilmuan sesuai bidang yang diajarkan para guru. Unpad memiliki sejumlah program studi yang selaras dengan kebutuhan guru dari berbagai jenjang pendidikan, sehingga dapat menjadi wadah bagi para pendidik untuk meningkatkan kapasitas keilmuannya.
“Unpad menawarkan penguatan content knowledge bagi para guru. Jadi, misalnya untuk guru fisika, yang diperdalam adalah substansi ilmu fisikanya, bukan aspek pengajaran atau metode mengajarkan fisika,” papar Prof. Zahrotur.
Bagi guru yang belum memperoleh beasiswa melalui program ini, Unpad tetap membuka kesempatan melalui jalur reguler. Selain itu, para guru juga dapat memanfaatkan berbagai skema pendanaan pendidikan lain, termasuk beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pada program studi yang memenuhi persyaratan.
“Guru nantinya akan mengajarkan ilmu yang diperolehnya kepada para siswa. Karena itu, kami ingin memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat melalui para guru,”
Kepada para guru yang telah diterima sebagai mahasiswa baru penerima beasiswa, Prof. Zahrotur menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar ilmu yang diperoleh selama studi dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
“Semoga kesempatan yang diberikan oleh Unpad bisa menambah ilmu bagi para guru dan nantinya bisa disebarluaskan lagi kepada para muridnya,” pungkasnya* (R01)
The post 490 Guru Lanjut Studi Magister di Unpad melalui Program Beasiswa Guruku appeared first on Universitas Padjadjaran.
