
[Kanal Media Unpad] Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode Juli-Agustus 2026, Universitas Padjadjaran menyelenggarakan pembekalan bagi 74 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Rabu 10 Juni 2026. Para DPL akan mendampingi 1.555 mahasiswa yang akan diterjunkan ke 74 desa di empat wilayah di Jawa Barat, yaitu 24 desa di Kabupaten Cianjur, 8 desa di Kabupaten Sukabumi, 28 desa di Kabupaten Tasikmalaya, dan 14 desa di Kabupaten Garut.
“Sesuai amanat kementerian, perguruan tinggi harus mampu memberikan dampak kepada masyarakat. Salah satu bentuk pemberian dampak tersebut dilakukan melalui KKN, yang merupakan pembelajaran kolaboratif berbasis penyelesaian masalah nyata di masyarakat,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Prof. Zahrotur Rusyida Hinduan, dalam sambutannya.
Prof. Zahrotur mengatakan, penentuan lokasi KKN dilakukan melalui kerja sama antara Unpad dengan pemerintah daerah di Jawa Barat dan Perpustakaan Nasional. Pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada sejumlah indikator, di antaranya tingkat kemiskinan ekstrem serta masalah pengelolaan sampah serta lokasi yang menjadi sasaran program bantuan buku dari Perpustakaan Nasional.
Selanjutnya ia menambahkan, mahasiswa yang mengikuti KKN pada dasarnya masih dalam proses pembelajaran sehingga tidak mungkin dilepas begitu saja dan diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan di masyarakat secara mandiri. Karena itu, Unpad menugaskan 74 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk mendampingi dan mengarahkan mahasiswa selama menjalankan program di lokasi KKN.
“Ini (KKN) adalah bentuk lain dari pembelajaran kemahasiswaan. Mereka akan diterjunkan ke lapangan dan belajar banyak soft skill. Kami sangat mengharapkan mahasiswa bisa menjadi lebih peka, ada keinginan untuk membantu warga setempat, juga belajar dari masyarakat,” jelas Prof. Zahrotur.
Ia juga menyampaikan bahwa seluruh mahasiswa peserta KKN akan mendapatkan perlindungan berupa jaminan kecelakaan diri dan jaminan kesehatan melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Pemberian perlindungan tersebut merupakan bentuk komitmen Unpad dalam menjamin keamanan dan keselamatan mahasiswa selama mengikuti KKN.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, turut hadir dan memberikan sambutan secara daring dalam kegiatan tersebut. Selain pembekalan umum, para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) juga menerima berbagai materi pendukung pelaksanaan KKN, mulai dari pemaparan program KKN oleh Dr. Laina Rafianti, materi teknis dan tata tertib KKN oleh Dr. Dianne Amor Kusuma, hingga materi teknis Program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang disampaikan oleh perwakilan Bappeda, Biro Kesejahteraan Rakyat, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Erli Sarilita, Ph.D. selaku Direktur Pendidikan Non Gelar Unpad.* (R01)









The post Sebanyak 74 DPL Siap Dampingi Mahasiswa KKN Unpad di Empat Kabupaten Jawa Barat appeared first on Universitas Padjadjaran.
