Kementerian Transmigrasi dan Unpad Jajaki Kolaborasi Bangun Ekosistem Ubi Terintegrasi di Lahan Transmigrasi

[Kanal Media Unpad] Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia dan Universitas Padjadjaran menjajaki kolaborasi membangun ekosistem ubi terintegrasi di lahan transmigrasi. Kolaborasi ini dibangun untuk mendukung implementasi swasembada pangan nasional.

Dalam rangka hal tersebut, Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, melakukan kunjungan kerja ke Universitas Padjadjaran dan diterima oleh Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita. Kunjungan dilaksanakan di Gedung Pusat Riset Ubi Jalar atau PRAISE (Padjadjaran Center for Sweet Potato Research & Innovation Excellence) dan Gedung Rektorat di Unpad Kampus Jatinangor pada Rabu 22 April 2026. Hadir pula dalam kunjungan tersebut Ketua PRAISE Unpad, Prof. Agung Karuniawan.

“Apa yang kami kerjakan adalah untuk mengimplementasikan arahan Presiden RI terkait swasembada pangan. Transmigrasi kekuatannya memiliki lahan dan memiliki transmigran sebagai tenaga kerja, sementara di sisi lain kami masih memiliki sejumlah tantangan,” ujar Menteri Iftitah.

Tantangan tersebut meliputi penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, investasi atau modal, dan obstaker atau pihak yang berperan menyerap hasil panen.

“Ini akan kami ‘kawinkan’ antara kekuatan transmigrasi lahan dan tenaga kerja, dengan yang dimiliki oleh Unpad yaitu ilmu pengetahuan dan teknologi, kemudian investasinya dari dunia usaha dan obstaker. Kalau ini di-combine insyaallah akan bisa mendapatkan hasil maksimal,” ujar Menteri Iftitah yang meraih gelar Doktor dari FISIP Unpad pada Juli 2025 lalu.

Sementara Rektor Unpad menyampaikan, Pusat Riset Ubi Jalar Unpad mengembangkan ubi jalar yang berasal tidak hanya dari Jawa Barat, tetapi juga ubi dari daerah lain di Indonesia.

“Mudah-mudahan ke depan kita dapat melakukan riset di bidang bibit, lalu bibit ini akan ditanam oleh masyarakat di lokasi transmigrasi sehingga akan menjadi nilai tambah bagi bibit itu sendiri dan juga ketahanan pangan nasional,” ujar Rektor.

Selama ini, lanjut Rektor, Unpad telah melakukan pembinaan terhadap sejumlah petani di beberapa daerah di Jawa Barat. Namun jika dibandingkan skala industri, hal tersebut masih relatif kecil untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang lebih luas. Untuk itu, Unpad merancang skema kolaborasi yang melibatkan beberapa pihak seperti Kementerian Transmigrasi, Kementerian Pertanian, dan Dinas Pertanian Pemerintahan Daerah.

“Dengan bantuan Kementerian Transmigrasi, kita pikirkan bagaimana agar ini dapat diperluas sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang memperoleh manfaat dari adanya pusat pengembangan ubi di Unpad,” ujar Rektor.*

The post Kementerian Transmigrasi dan Unpad Jajaki Kolaborasi Bangun Ekosistem Ubi Terintegrasi di Lahan Transmigrasi appeared first on Universitas Padjadjaran.