






[Kanal Media Unpad] Dalam rangka mengembangkan lingkungan kampus yang ramah lingkungan, Universitas Padjadjaran bersama Bank BNI, Bank Mandiri, Bank bjb Syariah, dan Bank Muamalat sebagai mitra perbankan Unpad melaksanakan Sinergi Transformasi Universitas Padjadjaran Menuju Kampus Hijau. Acara tersebut merupakan peluncuran Inisiatif Sinergi Kampus Hijau Universitas Padjadjaran dan serah terima sejumlah fasilitas yang dilaksanakan di ruangan Teater Pengetahuan, Gedung Rektorat, Kampus Unpad Jatinangor pada Kamis, 12 Maret 2026.
”Perubahan iklim, regenerasi lingkungan, serta komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan menjadi isu global yang sangat penting. Unpad sebagai pusat pengetahuan di bidang tersebut diharapkan dapat menjadi motor transformasi di masa depan,” ujar Rektor Unpad, Arief S. Kartasasmita yang hadir secara daring, dalam sambutannya.
Prof. Arief mengatakan bahwa Unpad berkomitmen untuk menjadikan kampus sebagai teaching laboratory berkelanjutan, yang juga merupakan bagian dari visi pengembangan institusi. Ia menjelaskan bahwa transformasi menuju kampus berkelanjutan tidak dapat dilakukan secara sendiri, sehingga diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya dengan mitra perbankan.
Serah terima tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan, dan Pengelolaan Bisnis Unpad, Prof. Maman Setiawan, bersama jajaran mitra perbankan. Unpad menerima sejumlah dukungan fasilitas dari para mitra, di antaranya dari Bank Mandiri berupa tiang panel lampu tenaga surya dan alat pendidikan, Bank BNI berupa kendaraan dump truck, Bank Muamalat berupa 25 unit penerangan jalan umum tenaga surya, serta dari bank bjb Syariah berupa tiga unit kendaraan listrik dan laptop.
Sementara Kepala Pusat Pengembangan Kampus Berkelanjutan serta Keselamatan dan Keamanan Lingkungan (PKBKKL) Unpad, Kusnahadi Susanto, Ph.D, menjelaskan bahwa langkah selanjutnya bagi Unpad dalam inisiasi kampus hijau adalah penekanan edukasi, tata kelola, dan digitalisasi. Ia mengatakan terdapat tujuh langkah dalam mengukur sustainability dan green campus yaitu, setting dan infrastruktur, penyusunan strategi climate change, penyusunan strategi pengelolaan limbah, pengelolaan sampah, transportasi, penelitian dan edukasi, serta governance dan digitalisation.
”Dengan adanya governance yang baik, serta digitalization yang baik kita bisa melangkah pada fase tata kelola yang ’hijau’ dan pendataan yang efisien dan efektif, Unpad optimis bahwa ketujuh indikator itu sudah dimiliki,” jelas Kusna.
Turut hadir dalam kesempatan ini Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad, Prof. Rizky Abdulah, jajaran pimpinan Unpad, serta jajaran direksi Bank BNI, Bank Mandiri, Bank bjb Syariah, dan Bank Muamalah.
Melalui sinergi ini, Unpad berharap kolaborasi dengan mitra perbankan dapat terus diperkuat untuk mendukung berbagai inisiatif pengembangan kampus hijau. Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi Unpad menuju kampus berkelanjutan yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran dan inovasi dalam penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan. (Reporter: Muhammad Fadhlurrahman Khoolish/R01)*












The post Sinergi Unpad dan Mitra Perbankan Dukung Transformasi Menuju Kampus Hijau appeared first on Universitas Padjadjaran.
