






[Kanal Media Unpad] Dua program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana dari Universitas Padjadjaran (Unpad) memperoleh pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Program tersebut akan diimplementasikan di wilayah bencana provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.
Demikian diumumkan Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, I Ketut Adnyana, melalui SK tentang Penerima Pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat Tahun Anggaran 2025 Prioritas I.
Kedua program pengabdian tersebut adalah Program Penguatan Layanan Kesehatan Lingkungan, Air Bersih, dan Pemulihan Psikososial pada Kawasan Universitas Malikussaleh dan Masyarakat Terdampak Banjir di Pesisir Aceh Utara oleh Mochamad Candra Wirawan Arief (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan) senilai Rp. 252.850.000,- dan Penguatan Resiliensi Masyarakat Aceh Tengah melalui Layanan Kesehatan Terpadu, Dukungan Psikososial, dan Rehabilitasi Sanitasi Air Bersih oleh Yoga Andriana Sendjaja (Fakultas Teknik Geologi) senilai Rp. 447.648.000,-.
“Bagi Unpad, hibah ini merupakan bentuk kepercayaan dan pengakuan dari Kementerian Diktisaintek bahwa Unpad memiliki kapasitas, kompetensi, dan visi untuk terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat Indonesia. Amanah ini sekaligus memperkuat komitmen Unpad dalam menghadirkan riset yang aplikatif, salah satunya pengimplementasian teknologi penyediaan air bersih dari peneliti Unpad yang dapat digunakan di wilayah terdampak banjir atau bencana lainnya,” ujar Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad, Prof. Rizky Abdulah.
Lebih lanjut, Prof. Rizky mengatakan, kehadiran Unpad di tengah masyarakat terdampak bencana di Aceh diharapkan dapat memberikan bantuan langsung yang signifikan, baik melalui penyediaan sarana pendukung seperti akses air bersih maupun layanan kemanusiaan lain yang dibutuhkan saat ini termasuk pelayanan medis dan dukungan psikologis.
“Dengan adanya relawan dari Unpad yang terdiri dari dosen, mahasiswa dan alumni, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat korban bencana dan mempercepat proses pemulihannya,” ujar Prof. Rizky.*
The post Kemdiktisaintek Danai Dua Program Pengabdian Masyarakat Unpad untuk Bantu Penanganan Bencana di Aceh appeared first on Universitas Padjadjaran.
