
[Kanal Media Unpad] Sebagai langkah transformatif dalam menghadirkan sistem pendidikan yang adaptif dan inklusif, Universitas Padjadjaran (Unpad) secara progresif mengimplementasikan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Langkah inovatif ini merupakan inisiasi dari Pusat Inovasi Pengajaran dan Pembelajaran (PIPP) di bawah Direktorat Akademik Unpad guna menjamin kualitas pengakuan kompetensi profesional ke dalam ranah akademik, tanpa mereduksi standar mutu yang unggul.
Langkah inovasi ini diawali dengan penyelenggaraan “Workshop Penyusunan Panduan Rekognisi Pembelajaran Lampau” pada Kamis 9 April 2026 yang bertempat di Bale Rucita, Kampus Jatinangor. Kegiatan pembuka ini secara khusus melibatkan para Ketua Program Studi Magister di lingkungan Unpad beserta delegasi dari masing-masing prodi, yang difokuskan untuk menjadi tim perumus panduan.
Tampil sebagai narasumber utama pada workshop tersebut adalah Dina Sartika, S.E., M.Si., Ph.D., yang juga mengemban amanah sebagai Person in Charge (PIC) RPL Unpad. Dalam arahannya, beliau memandu langsung para delegasi prodi untuk menyusun draf awal pedoman teknis dan tata cara pengakuan capaian pembelajaran masa lalu agar adaptif dan sesuai dengan karakteristik keilmuan tiap program studi.
Guna memastikan implementasi dari panduan tersebut dapat berjalan optimal, Unpad kemudian melanjutkan rangkaian agenda dengan menggelar “Pelatihan Asesor Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)” pada Rabu 29 April 2026. Berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 15.00 WIB di Graha Sanusi Hardjadinata, Kampus Bandung, pelatihan tahap kedua ini mendapat antusiasme yang luar biasa dengan dihadiri oleh 200 peserta calon asesor. Ratusan peserta tersebut merupakan Ketua Program Studi dan dosen-dosen terpilih dari berbagai program studi Magister dan Sekolah Vokasi di lingkungan Unpad.
Untuk membekali para calon asesor dengan standar evaluasi yang presisi, Unpad secara khusus menghadirkan pakar kebijakan pendidikan nasional, Hudiyo Firmanto, Ph.D., sebagai narasumber. Akademisi dari Program Studi Teknik Mesin dan Manufaktur Universitas Surabaya (Ubaya) ini memiliki rekam jejak yang sangat otoritatif di level kementerian. Saat ini, beliau aktif menjabat sebagai Anggota Tim Kelompok Kerja (Pokja) RPL pada Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Direktur Akademik Unpad, Prof. Dr. apt. Aliya Nur Hasanah M.Si., menaruh harapan besar pada terselenggaranya kedua kegiatan ini sebagai tonggak penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran di Unpad. Melalui perpaduan panduan internal yang solid hasil rumusan bersama Tim RPL dan kesiapan para asesor yang dilatih langsung oleh pakar kementerian, Universitas Padjadjaran optimis dapat segera mengimplementasikan program penerimaan mahasiswa jalur RPL yang kredibel, akuntabel, dan menjunjung tinggi mutu akademik.* (Rilis oleh: PIPP Unpad)



The post Akselerasi Inovasi Pendidikan Berstandar Nasional, Unpad Siapkan 200 Asesor Rekognisi Pembelajaran Lampau appeared first on Universitas Padjadjaran.
