
[Kanal Media Unpad] Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Padjadjaran, bekerja sama dengan Universiti Malaysia Sabah (UMS) sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan International Community Engagement & Symposium dalam program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional (EQUITY), sebagai langkah strategis memperkuat kolaborasi global sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Kegiatan simposium internasional yang digelar di Jatinangor pada Selasa, 21 April 2026, menjadi pembuka resmi program EQUITY. Acara ini secara resmi dibuka oleh Direktur Riset, Hilirisasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Padjadjaran, Prof. dr. Nur Atik, M.Kes., Ph.D., yang menegaskan pentingnya sinergi lintas negara dalam mendorong inovasi berbasis riset yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan ini disambut oleh Dekan FPIK Universitas Padjadjaran, Dr. Sunarto, serta dihadiri oleh Kepala Unit Urusan Internasional FPIK, Fittrie Meyllianawaty, S.Pi., MIL, M.Sc., Ph.D., bersama sivitas akademika, delegasi internasional, serta partisipan daring dan luring. Program ini juga melibatkan 2 dosen dari UMS Dr. Mohammad Asrol bin Kalam dan Dr M. Mijanur Rahman (daring) serta 5 mahasiswa internasional asal UMS, yang berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan akademik dan pengabdian.
Mengusung tema “Probiotic Technology Innovation in Agrocomplex-Based RAS-Aquaponic Systems to Support Food Security and Resource Sustainability”, simposium menghadirkan empat narasumber dari Indonesia dan Malaysia. Diskusi ilmiah mencakup inovasi teknologi probiotik dalam sistem Recirculating Aquaculture System (RAS), pengembangan pakan alternatif berkelanjutan, hingga pemanfaatan komoditas lokal untuk mendukung ketahanan pangan.
Simposium ini tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga berperan sebagai penguatan jejaring internasional yang secara langsung berkontribusi pada pencapaian SDGs 2 (Zero Hunger), SDGs 12 (Responsible Consumption and Production), SDGs 13 (Climate Action), SDGs 14 (Life Below Water), dan SDGs 17 (Partnerships for the Goals).
Sebagai tindak lanjut nyata dari kegiatan akademik tersebut, program pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026, di Desa Rancakalong, Kabupaten Sumedang yang diketuai oleh Dr. Yuniar Mulyani, SP. M.Si. bersama anggota Lizah Khairani, S.Pt., M.T., M.Agr. dan Aisyah, S.Pi., M.Pi.Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi agrokompleks yang mencakup sektor perikanan, pertanian, dan peternakan, sehingga dapat diaplikasikan secara langsung dan berkelanjutan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Rancakalong serta Camat Rancakalong, menandai dukungan kuat dari pemerintah daerah terhadap implementasi inovasi berbasis riset di tingkat masyarakat.
Dalam kegiatan lapangan ini, tim Unpad dan UMS melaksanakan berbagai aktivitas, antara lain:
- Pelatihan sistem RAS berbasis akuaponik untuk masyarakat desa
- Penyerahan bantuan alat budidaya serta bibit ikan dan tanaman sebagai bentuk dukungan langsung terhadap ketahanan pangan lokal
- Sesi berbagi ilmu (knowledge exchange) antara akademisi Indonesia dan Malaysia dengan masyarakat, termasuk transfer pengetahuan dari pakar UMS terkait praktik berkelanjutan di sektor agrokompleks
Kolaborasi lintas negara ini tidak hanya memperkaya perspektif ilmiah, tetapi juga menghadirkan pendekatan partisipatif berbasis kearifan lokal dalam pemberdayaan masyarakat. Program EQUITY ini juga menjadi kontribusi nyata dalam peningkatan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Kunci (IKK) perguruan tinggi, khususnya dalam aspek kolaborasi internasional, implementasi tridarma berbasis dampak, serta keterlibatan langsung dosen dan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian yang terintegrasi dengan riset.
Selain itu, program ini telah terakreditasi oleh ASIIN dan terafiliasi dengan Unpad Berdampak, mempertegas posisi Universitas Padjadjaran sebagai institusi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkomitmen dalam menciptakan solusi nyata bagi tantangan global dan lokal. Melalui sinergi Unpad–UMS, kegiatan ini menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi internasional mampu menjembatani ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong transformasi menuju sistem pangan yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing global.* (Rilis oleh: FPIK Unpad)
Sumber: https://fpik.unpad.ac.id/fpik-ums-equity-hidroponik-probiotik/



The post Kolaborasi Unpad–UMS Perkuat Inovasi Akuaponik Berbasis Probiotik untuk Ketahanan Pangan dan SDGs appeared first on Universitas Padjadjaran.
