Ellita Sevilla, Perintis Bisnis yang Jadi Wisudawan Terbaik Program Sarjana Unpad

[Kanal Media Unpad] Ellita Sevilla tampak sumringah setelah berhasil lulus dalam 7 semester dari program studi Sarjana (S1) Teknologi Pangan Universitas Padjadjaran (Unpad) dengan yudisium “Pujian”. Ia memperoleh ucapan selamat dari Rektor Unpad karena terpilih sebagai Wisudawan Terbaik pada upacara Wisuda Unpad Gelombang IV Tahun Akademik 2025/2026 di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad Bandung pada Selasa (4/8).

Meski aktif di sejumlah organisasi saat kuliah, terlibat sebagai panitia di berbagai acara, mengikuti berbagai lomba, Ellita juga merintis wirausaha di bidang bisnis kue dengan brand “Ellpastries” dan kursus bahasa Mandarin online  “Haola Mandarin”.

“Bagi saya, keterlibatan dalam organisasi pada semester awal bisa membantu dalam beradaptasi dengan lingkungan baru kampus, memperoleh berbagai informasi dari kakak tingkat yang bisa membuat kita merenungkan apa yang ingin dicapaikan pada semester ke belakang, dan yang paling penting adalah mengembangkan keterampilan diri saya di luar akademik, seperti kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, dan manajemen proyek,” ujar Ellita.

Ellita menceritakan, selama kuliah di Teknologi Pangan Unpad, ia cukup aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi dan kepanitiaan pada awal semester 1-4. Beberapa diantaranya, menjadi Staf Departemen Kewirausahaan HIMATIPAN, Staf Divisi Pengembangan Proyek Kautamaan Srikandi, Staf Departemen Kreatif Acara FOODERATION, Staf Departemen Acara SPEKTALYMPIC, dan lainnya. Ia juga pernah menjadi asisten praktikum mata kuliah Penanganan Pascapanen.

“Tetapi sejak awal saya memiliki prinsip bahwa tanggung jawab akademik tetap menjadi prioritas utama. Jadi agar aktivitas organisasi tidak mengganggu prestasi akademik, saya membiasakan diri untuk mengatur waktu dengan baik, seperti selalu menyusun jadwal yang berisi deadline tugas dan jadwal organisasi,” ujarnya.

Ellita juga menghasilkan karya ilmiah berjudul “Application of Red Palm Oil Oleogel Structured With Beeswax, Carnauba Wax, and Whey Protein Isolate in Chocolate Spread”. Penelitian tersebut merupakan kolaborasi dengan dosen pembimbingnya, Edy Subroto, S.TP., M.P., yang membahas pengembangan chocolate spread yang lebih sehat menggunakan oleogel berbasis minyak sawit merah.

“Saat ini, naskah sedang dalam proses revisi dan ditargetkan untuk dipublikasikan di jurnal Food Research International,” ujarnya.

Ellita dan dua rekannya pernah meraih Juara 3 kompetisi Business Plan “Biztalk” yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Unpad. Tema yang diangkat timnya adalah pemanfaatan limbah kulit udang dan buah jengkol menjadi penyedap rasa alami yang bernilai tambah. Melalui kompetisi tersebut, Ellita belajar mengembangkan ide inovatif yang tidak hanya memiliki nilai bisnis, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi limbah pangan.

Tentang bisnis kue “Ellpastries” yang dibangun di kampung halamannya Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Ellita telah memulainya sejak masa SMA. Bisnis kue yang dikelola bersama kakaknya itu masih bertahan hingga saat ini, meskipun ia melakukan pengelolaan dari jarak jauh karena harus kuliah di Jatinangor.

“Ellpastries berawal dari hobi saya membuat pastry, terutama saat pandemi Covid-19. Awalnya hanya membuat untuk keluarga, tetapi karena responsnya sangat positif maka saya dan kakak mencoba menjualnya sebagai usaha kecil. Ilmu Teknologi Pangan yang saya pelajari sangat membantu menjalankan bisnis ini, mulai dari pengembangan resep, menjaga mutu dan keamanan produk, hingga menentukan umur simpan dan kualitas produk agar tetap konsisten,” jelasnya.

Sementara kemampuannya berbahasa Mandarin telah pula memberi berbagai pengalaman sebagai penerjemah. Ia pernah menjadi freelance subtitle translator yang bertugas menerjemahkan drama pendek berbahasa Mandarin ke dalam Bahasa Indonesia, serta menjadi pengajar kursus Bahasa Mandarin.

“Setelah lulus dari Teknologi Pangan Unpad, saya berencana untuk terus mengembangkan kelas Bahasa Mandarin yang saya kelola, yaitu @haolamandarin. Di sisi lain, saya juga ingin mengembangkan Ellpastries dengan menerapkan ilmu yang saya pelajari di Teknologi Pangan, seperti pengembangan produk, peningkatan mutu dan keamanan pangan, serta memperluas skala usaha. Harapannya, kedua bidang yang saya tekuni dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.*

The post Ellita Sevilla, Perintis Bisnis yang Jadi Wisudawan Terbaik Program Sarjana Unpad appeared first on Universitas Padjadjaran.