Perkuat Kesetaraan Akses Pendidikan, Unpad Hadirkan Asrama bagi Mahasiswa KIP Kuliah dan Afirmasi

[Kanal Media Unpad] Mendukung terwujudnya pendidikan tinggi yang inklusif, Universitas Padjadjaran menyediakan fasilitas asrama bagi mahasiswa penerima manfaat KIP-K dan mahasiswa jalur afirmasi. Kehadiran fasilitas ini menjadi salah satu bentuk komitmen Unpad dalam memastikan setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan tinggi dengan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.

Koordinator Asrama Unpad Nana Supriatna, A.Md., menjelaskan bahwa Unpad menyediakan tiga gedung asrama yang dikhususkan bagi mahasiswa penerima manfaat KIP-K dan afirmasi, yaitu Bale Wilasa I Gedung A dan Gedung B untuk mahasiswa putri, serta Bale Wilasa II untuk mahasiswa putra. Tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan tempat tinggal mahasiswa, fasilitas ini juga diharapkan dapat menjadi ruang adaptasi bagi mahasiswa baru agar lebih siap menjalani kehidupan perkuliahan.

Proses penempatan penghuni asrama dilakukan berdasarkan sejumlah kriteria, di antaranya adalah merupakan penerima manfaat KIP-K atau afirmasi, memiliki jarak tempat tinggal lebih dari 30 kilometer dari kampus, serta memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan yang aktif. Unpad juga membangun lingkungan pembinaan bagi para penghuni asrama melalui mahasiswa yang ditunjuk sebagai kakak pendamping untuk membantu proses adaptasi mahasiswa baru selama tinggal di asrama.

“Tahun ini kami menampung sekitar 340 mahasiswa penerima manfaat KIP-K dan afirmasi. Mereka dapat tinggal di asrama selama tahun pertama perkuliahan dan setelah itu akan melanjutkan tinggal di kos atau asrama reguler. Kami ingin asrama menjadi ruang yang tidak hanya nyaman untuk tinggal, tetapi juga mendukung pembentukan karakter dan kebersamaan antarmahasiswa. Karena itu, setiap penghuni didampingi oleh kakak pendamping yang siap membantu mereka beradaptasi dengan kehidupan kampus,” kata Nana.

Lebih lanjut, Nana menyampaikan bahwa ke depan Unpad berkomitmen untuk mengembangkan fungsi asrama menjadi ruang pemberdayaan mahasiswa. Salah satu gagasan yang tengah disiapkan adalah pengembangan Program Asrama Berdampak, yang mengadopsi praktik baik dari sejumlah perguruan tinggi dengan mengembangkan program-program produktif dan bernilai ekonomi melalui proses pembinaan.

Nana juga berharap pengembangan fasilitas asrama terus dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan mahasiswa. Selain penambahan kapasitas gedung, penyediaan ruang belajar bersama, maupun fasilitas penunjang pembelajaran lainnya dinilai penting untuk mendukung proses akademik dan pengembangan diri mahasiswa.

“Dengan semakin banyaknya mahasiswa penerima manfaat KIP Kuliah yang membutuhkan asrama, kami berharap kapasitas hunian dapat terus ditingkatkan. Di sisi lain, penambahan fasilitas pembelajaran juga diharapkan mampu menjadikan asrama sebagai ruang yang semakin mendukung keberhasilan studi mahasiswa,” pungkasnya.* (R02)

The post Perkuat Kesetaraan Akses Pendidikan, Unpad Hadirkan Asrama bagi Mahasiswa KIP Kuliah dan Afirmasi appeared first on Universitas Padjadjaran.