Mahasiswa Unpad Kembali Ukir Prestasi Akademik di Tingkat Nasional dan Internasional

[Kanal Media Unpad] Sejumlah mahasiswa Universitas Padjadjaran kembali mengukir prestasi di tingkat nasional dan internasional. Prestasi tersebut diraih melalui kompetisi yang berbeda, yaitu pada ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) 2026, di Universitas Airlangga, Surabaya, 8-12 Juni 2026 lalu, serta pengembangan inovasi pada ajang The Shanghai International Invention and Expo at the 12th China (Shanghai) International Technology Fair, Shanghai, 11-13 Juni 2026.

Pada ajang ONMIPA-PT, dua mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unpad, Muhammad Novrizal Akmal (Prodi Matematika) berhasil meraih Medali Perak Bidang Matematika, serta Muhammad Hartsa Adnan (Prodi Kimia) meraih Honorable Mention Bidang Kimia. Sementara tim mahasiswa yang terdiri dari Prisilia Dita Sepirasari (Sekolah Vokasi), Muhamad Hisyam Az-Zahran (FMIPA), Ayesha Humayra Fayyaza (Fakultas Kedokteran), Nurhaliza Syabila Amir Putri (FISIP), Muhammad Nur Fitriansyah (FMIPA), dan Nelson Indarto Suwarno (FMIPA), berhasil meraih Gold Medal dan Special Award pada ajang Shanghai International Invention and Expo.

Kepada Tim Kanal Media Unpad, Novrizal Akmal menyampaikan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari persiapan yang dilakukan selama beberapa bulan sebelum kompetisi berlangsung. Sebelum mengikuti kompetisi, keduanya telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari mempelajari kembali materi yang berpotensi diujikan, mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan oleh program studi, hingga berlatih mengerjakan soal secara mandiri.

“Selama persiapan banyak membaca ulang materi-materi yang akan dilombakan juga mengikuti pembinaan yang memang disediakan prodi. Latihan soal secara mandiri juga dilakukan agar lebih matang lagi persiapannya,” ujar Novrizal.

Proses persiapan menuju kompetisi tersebut tentu tidak lepas dari berbagai tantangan. Salah satu kendala yang paling dirasakan oleh Novrizal adalah membagi waktu antara persiapan untuk kompetisi dengan tugas dan jadwal perkuliahan yang tetap harus dijalani. Meski demikian, tantangan tersebut justru menjadi pengalaman berharga baginya dalam melatih manajemen waktu dan kedisiplinan.

Dukungan program studi juga memiliki peran penting dalam menunjang persiapan menghadapi ajang ONMIPA 2026. Selain pembinaan rutin, prodi juga menghadirkan pembimbing eksternal yang memberikan perspektif baru dalam menyelesaikan soal-soal kompetisi. Dengan keberhasilannya meraih medali perak pada ajang ini juga membuat Novrizal semakin bertekad untuk kembali mengikuti ONMIPA pada tahun mendatang dengan target yang lebih tinggi.

Sementara itu, berkaitan dengan kompetisi internasional di Shanghai, Prisillia Dita Sepirasari menjelaskan timnya membawa inovasi “MICAPTURE: Microbial Fuel Cell Based Eco-Enzyme Integrated System Polyester Proton Exchange Membrane for Textile Wastewater Treatment and Bioelectricity Generation,” yaitu produk inovatif berupa pembangkit tenaga listrik dengan bahan bakar eco-enzyme hasil dari fermentasi limbah organik yang selanjutnya digunakan untuk mendegradasi limbah tekstil menjadi senyawa yang lebih sederhana. MICAPTURE juga terintegrasi dengan Internet of Things (IoT) untuk mempermudah pengguna melakukan pemantauan proses penguraian pewarna sintetis methylene blue yang biasa digunakan pada industri tekstil.

Prisilia mengungkapkan bahwa keikutsertaan tim pada ajang ini menjadi pengalaman yang berharga. Tidak hanya sekedar mengikuti kompetisi akademik di tingkat internasional, ajang ini sekaligus menjadi wahana bagi tim untuk mengasah berbagai soft skills, seperti kemampuan berkomunikasi, penyelesaian masalah, serta kemampuan untuk beradaptasi. Keberhasilan mereka pada ajang ini juga menjadi motivasi untuk membuat publikasi pada jurnal Q1 dan mematenkan produk inovasi tersebut.

Kepada mahasiswa Unpad, Prisilia berpesan untuk berani mencoba berbagai hal dan kesempatan baru, serta mencari lingkungan positif yang dapat memberikan dorongan dan dukungan bagi kita untuk senantiasa berkarya. Tidak hanya itu, sebagai mahasiswa yang masih menginjak usia muda juga tidak perlu takut untuk bermimpi dan harus memiliki semangat untuk memulai sesuatu sebagai bekal di masa yang akan datang.

“Tidak perlu menunggu untuk menjadi sempurna dulu untuk mencoba, karena kalau menunggu sempurna kita tidak akan pernah mulai untuk coba banyak hal. Pada dasarnya kita belajar dari kesalahan, kita belajar dari pengalaman, karena pengalaman adalah guru terbaik. Teman-teman mahasiswa yang masih panjang perjalanannya jangan sampai menyia-nyiakan masa kuliah ini karena berbagai kesempatan bagi seorang mahasiswa itu bisa dimaksimalkan manfaatnya,” jelas Prisilia.* (R02)

The post Mahasiswa Unpad Kembali Ukir Prestasi Akademik di Tingkat Nasional dan Internasional appeared first on Universitas Padjadjaran.