
[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran melalui Direktorat Akademik menyelenggarakan Workshop Transformative Learning bertajuk “Re-Thinking Our Role: Menghidupkan Ruang Kelas Masa Depan” di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor pada Kamis (4/6). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut implementasi program nasional Training of Trainers (ToT) Penerapan Pembelajaran Transformatif 2026 yang diselenggarakan Direktorat Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 16-18 Mei 2026 di Jakarta.
Workshop ini merupakan bagian dari upaya Unpad dalam memperkuat kapasitas dosen menghadapi tantangan perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) generatif di lingkungan pendidikan tinggi. Kegiatan yang diikuti dosen perwakilan berbagai program studi serta para Manajer Akademik dan Kemahasiswaan ini mengusung pendekatan Transformative Learning yang selaras dengan kurikulum Outcome-Based Education (OBE).
Rangkaian kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber dari lingkungan Unpad. Kepala Pusat Inovasi Pengajaran dan Pembelajaran, Dr. Ir. Intan Nurma Yulita, S.T., M.T., membuka sesi dengan memaparkan urgensi transformasi capaian pembelajaran melalui penerapan kurikulum OBE sebagai respons terhadap disrupsi teknologi. Menurutnya, proses pembelajaran perlu diarahkan pada pencapaian kompetensi dan dampak nyata yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Pada sesi berikutnya, Kepala Kantor Pendidikan Jarak Jauh, Mira Trisyani Koeryaman, S.Kp., MSN., Ph.D., menjelaskan konsep dan implementasi Transformative Learning serta pemanfaatan strategi Flipped Learning untuk mengoptimalkan pembelajaran tatap muka. Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa memperoleh pemahaman dasar secara mandiri sebelum kelas, sehingga waktu pembelajaran dapat difokuskan pada diskusi, analisis, dan penyelesaian masalah.
Sementara itu, Kepala Departemen Psikologi Umum Fakultas Psikologi Unpad, Hari Setyowibowo, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog, membahas berbagai tantangan psikologis yang dihadapi akademisi dalam proses transformasi pembelajaran. Hari menyoroti pentingnya menghindari the expert trap atau kecenderungan untuk terlalu berfokus pada otoritas keilmuan, serta membangun psychological safety agar tercipta ruang belajar yang aman, terbuka, dan mendukung partisipasi aktif mahasiswa.
Di selenggarakan pula sesi panel interaktif dan Open Call for Piloting untuk menjaring program studi maupun mata kuliah yang siap menjadi pelaksana awal model pembelajaran OBE-Transformatif pada semester mendatang. Workshop ini menjadi salah satu langkah Unpad dalam memperkuat ekosistem pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi mahasiswa guna menjawab tantangan pendidikan tinggi di era transformasi digital.* (Rilis oleh: Pusat Inovasi Pengajaran dan Pembelajaran Unpad)



The post Jawab Tantangan AI Generatif, Unpad Gelar Workshop Transformative Learning appeared first on Universitas Padjadjaran.
