
[Kanal Media Unpad] Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran (FTG Unpad) dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menandatangani perjanjian kerja sama dalam kegiatan kontrak swakelola jasa-jasa analisa dan isotope survey. Kerjasama ini merupakan Langkah strategis dalam penguatan pengawasan aspek lingkungan di wilayah kerja migas.
Penandatanganan dilakukan oleh Dekan FTG Unpad, Dr.Eng. Boy Yosep C. S. S. Syah Alam, S.T., M.T., dan Manager Environment Facility Operation PHR, Tatit Pratahardia P., di Rumah Joglo, Duri Camp PT Pertamina Hulu Rokan Riau pada 6 Mei 2026.
Guru Besar FTG Unpad Prof. Dr. Ir. Hendarmawan, M.Sc., memaparkan urgensi penggunaan teknologi isotop dalam keilmuan Hidrogeologi. “Analisa isotop menjadi instrumen krusial dalam monitoring air tanah, khususnya untuk memantau dampak kegiatan injeksi limbah secara akurat dan saintifik terhadap air tanah guna menjamin keamanan lingkungan,” ujar Prof. Hendarmawan.
Turut hadir mendampingi dalam pertemuan ini, Mochamad Nursiyam Barkah, S.T., M.T. sebagai Ketua Pelaksana Kerja Sama, Dr. Teuku Yan Waliana Muda Iskandarsyah, S.T., M.T. dan Yudhi Listiawan, S.T., M.T., sebagai tenaga ahli FTG Unpad.
Melalui kemitraan ini, FTG Unpad dan PHR berkomitmen untuk terus mengedepankan standar keamanan lingkungan tertinggi bagi masyarakat dan ekosistem di sekitar wilayah operasional.
“Kolaborasi hari ini membuktikan bahwa riset akademis memiliki peran vital dalam mendukung operasional industri migas yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan,” jelas Barkah.
PT Pertamina Hulu Rokan merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina Hulu Energi (PHE) yang bertugas mengelola Zona Rokan di Provinsi Riau. Sebagai salah satu produsen minyak mentah terbesar di Indonesia, PHR berkomitmen menjalankan operasional migas yang andal, efisien, serta berwawasan lingkungan melalui inovasi teknologi dan kolaborasi strategis demi menjaga ketahanan energi nasional.* (Rilis oleh: FTG Unpad)

The post FTG Unpad dan PT Pertamina Hulu Rokan Jalin Kerja Sama Implementasi Monitoring Isotop appeared first on Universitas Padjadjaran.
