DPB Unpad Sosialisasikan Implementasi SIMBIS dan Integrasi AR Oracle Keuangan

[Kanal Media Unpad] Direktorat Pengelolaan Bisnis (DPB) Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Implementasi Sistem Informasi Manajemen Bisnis (SIMBIS) Unpad serta integrasi Invoice Accounts Receivable (AR) Oracle Keuangan Unpad (khusus bagi UUA) secara daring pada Jumat 24 April 2026. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Direktorat Pengelolaan Bisnis Unpad, Muhamad Jamil Malik, S.Kom., M.M., serta kata pengantar  dan sambutan oleh Direktur DPB, Dr. Helitha Novianty Muchtar, S.H., M.H.

Dalam sambutannya, Direktur DPB mengatakan, SIMBIS berfungsi sebagai pusat pemantauan kinerja bisnis, yang dapat diakses oleh pimpinan universitas, fakultas, hingga pengelola unit usaha untuk mendukung pengambilan keputusan strategis.

“Melalui SIMBIS, terjadi perubahan signifikan dalam pengelolaan bisnis UUA dan SU, antara lain integrasi data dalam satu sistem terpusat, penyimpanan dokumen legal secara digital dan terstruktur, serta sistem otomatis dalam pengukuran kinerja unit usaha,” ujar Helitha Novianty.

Kegiatan ini diikuti kurang lebih 80 partisipan yang terdiri dari para Ketua dan Pengelola dari 33 Unit Usaha Akademik (UUA) Fakultas yang ada di Unpad, para Manajer & Pengelola dari 8 Satuan Usaha (SU) , serta para Operator Staf Admin Wadek II Fakultas di lingkungan Universitas Padjadjaran.

Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan dengan maksud untuk “Meningkatkan Tata Kelola dan Akuntabilitas Pengelolaan Bisnis Unpad” serta bertujuan untuk mewujudkan tertib administrasi digital, pencatatan pendapatan real-time Virtual Accounts (VA), dan pencatatan pelaporan keuangan secara digital bagi unit usaha Unpad dalam satu wadah terintegrasi.

Sosialisasi dilaksanakan dalam dua sesi, Sesi UUA pada pukul 09.00–10.00 WIB serta sesi Satuan Usaha (SU) pukul 10.00–11.00 WIB dimana tim narasumber menjelaskan pengenalan, proses bisnis, alur dan simulasi singkat dari Sistem Informasi Manajemen Bisnis (SIMBIS) oleh narasumber DPB; Andy Tono, S.Kom, M.IP, serta integrasi Invoice Accounts Receivable (AR) Oracle Keuangan Unpad (khusus UUA) oleh Koordinator Layanan ERP – Direktorat Perencanaan, Sistem Informasi dan Transformasi Digital, Abdul Hafizh Arif Mufti, S.T., M.Kom. 

Narasumber DPB, Andy Tono, S.Kom, M.IP menyatakan dalam dua sesi tersebut bahwa  SIMBIS ini dirancang dengan proses bisnis yang mengikuti anatomi dan urutan tahapan sesuai Peraturan Rektor Unpad No. 19 Tahun 2025 tentang Pembentukan dan Pengelolaan Unit Usaha Akademik (UUA) dan Peraturan Rektor Unpad No. 19 Tahun 2026 tentang Pembentukan dan Pengelolaan Satuan Usaha (SU), yaitu: Pembentukan Unit Usaha (UUA/SU baru), Pengelolaan dan Monitoring Evaluasi (Monev) dimana pengelola unit usaha banyak berinteraksi data pada pilar ini,  serta Transformasi Unit Usaha (UUA menjadi SU, dan SU menjadi BUMU).

Ketiga pilar ini memastikan siklus bisnis berjalan secara terstruktur, terdokumentasi, dan terukur. Penggunaan SIMBIS wajib diterapkan mulai pada Triwulan II Tahun 2026 oleh pengelola UUA dan SU dilingkungan Unpad. Sistem SIMBIS ini juga telah terintegrasi dengan; Virtual Account (VA) transaksi keuangan, pelaporan triwulanan dan tahunan, serta Sistem AR Oracle Keuangan Unpad. 

Melalui kegiatan ini, DPB Unpad berharap implementasi SIMBIS dapat menjadi fondasi dalam membangun ekosistem bisnis universitas yang transparan, akuntabel, dan berbasis data, sekaligus mendukung optimalisasi pendapatan serta pengambilan keputusan strategis di lingkungan Universitas Padjadjaran.* (Rilis oleh: DPB Unpad)

Sumber: https://dpb.unpad.ac.id/dpb-unpad-sosialisasikan-implementasi-simbis-dan-integrasi-ar-oracle-keuangan/

The post DPB Unpad Sosialisasikan Implementasi SIMBIS dan Integrasi AR Oracle Keuangan appeared first on Universitas Padjadjaran.