
[Kanal Media Unpad] Pendaftaran Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) Mandiri Tahun 2026 telah dibuka sejak awal April 2026. Calon pendaftar dapat memilih beberapa skema seleksi untuk mengisi total 3.868 kuota jalur SMUP Mandiri yang terdiri dari kuota 3.373 untuk program Sarjana (S1) dan kuota 495 untuk program Sarjana Terapan (Vokasi). Unpad juga menegaskan, tidak ada kenaikan UKT dan IPI di SMUP Mandiri
”Kami akan memperhatikan banyak faktor dalam penilaian. Tentu prestasi akademik, minat dan bakat, serta kami melihat juga beberapa variabel yang selama ini menjadi perhatian Unpad,” ujar Rektor Unpad saat menjadi narasumber dalam kegiatan ”Ayo Kenal Unpad: Sosialisasi Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) Mandiri 2026” yang diselenggarakan secara hybrid di Bale Sawala Unpad Jatinangor dan disiarkan secara streaming melalui YouTube dan Instagram pada Senin, 6 April 2026.
Lebih lanjut Rektor menjelaskan, beberapa variabel yang menjadi perhatian Unpad dalam proses seleksi merupakan Program Keberpihakan Unpad pada SMUP Mandiri 2026. Program tersebut dilaksanakan antara lain dengan memberi kesempatan kepada calon mahasiswa yang berasal dari daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar), calon mahasiswa disabilitas, calon mahasiswa dari keluarga yang belum terakomodasi masuk ke perguruan tinggi negeri, serta calon mahasiswa yang berasal dari sekolah yang belum terpresentasikan di Unpad.
”Unpad berkomitmen, seleksi mandiri yang kami lakukan ini tidak mengalami peningkatan biaya dibanding tahun sebelumnya. Pengertian ’mandiri’ di sini jangan dimaknai sebagai upaya Unpad untuk mencari pendanaan tetapi sebagai cara Unpad memiliki instrumen penilaian seleksi calon mahasiswa secara lebih presisi dan lebih sesuai kekhasan Unpad,” ujar Rektor.
Pada kegiatan yang dimoderatori oleh Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, Ph.D., ini juga menghadirkan narasumber Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, dan Kepala Kantor SMUP, Prof. Anas. Kegiatan ini dihadiri dan disaksikan oleh guru dan siswa dari perwakilan sekolah, media massa, orang tua dan masyarakat umum, serta perwakilan dari program studi dan fakultas/sekolah di lingkungan Unpad.
Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan memaparkan, Unpad memiliki 16 fakultas dengan 59 program studi dan 1 Sekolah Vokasi dengan 14 program studi, serta International Undergraduate Program (IUP) dengan 16 program kelas internasional, yang dapat dipilih oleh para calon mahasiswa Unpad.
”Untuk program IUP, Unpad telah bekerja sama dengan sejumlah instansi pendidikan di luar negeri sehingga nantinya terdapat paparan internasional. Di program IUP, ada pilihan single degree dan double degree tergantung prodinya masing-masing,” jelas Prof. Zahrotur Rusyda.
Pada tahun 2026 ini, Unpad akan menerima total 9.443 calon mahasiswa baru yang terdiri dari 8.257 calon mahasiswa program Sarjana dan 1.186 calon mahasiswa program Sarjana Terapan. Secara rinci, calon mahasiswa program Sarjana terdiri dari 2.109 calon mahasiswa dari SNBP, 2.775 dari SNBT, dan 3.373 dari mandiri. Sedangkan calon mahasiswa program Sarjana Terapan terdiri dari 298 calon mahasiswa dari SNBP, 393 dari SNBT dan 495 dari mandiri.
Lebih lanjut Prof. Zahrotur Rusyda memaparkan, bagi mereka yang masuk melalui seleksi jalur Minat dan Bakat pada SMUP Mandiri, tidak dikenakan biaya IPI dan hanya membayar UKT. Selain itu, Unpad menyediakan beasiswa untuk para calon mahasiswa baru yang lulus melalui berbagai jalur seleksi, dananya berasal dari pemerintah dan dana internal Unpad.
”Pada Program Keberpihakan Unpad, ada beasiswa untuk peserta dengan kebutuhan khusus (disabilitas) yang lulus melalui jalur SNBP dan SNBT. Selain itu, ada keberpihakan melalui program beasiswa untuk peserta KIPK di seleksi mandiri dengan kuota terbatas,” ujar Prof. Zahrotur Rusyda.
Sementara Kepala Kantor SMUP, Prof. Anas memaparkan berbagai jalur seleksi dan teknis pendaftaran SMUP Mandiri 2026. Jalur seleksi yang tersedia adalah:
- Seleksi Mandiri Prestasi Akademik dengan skema nilai ujian SMUP dan rapor atau skema nilai UTBK dan rapor.
- Seleksi Minat dan Bakat yang menggunakan prestasi non-akademik seperti prestasi di bidang riset/sains, olahraga, seni dan keagamaan.
- Seleksi Kelas Internasional (IUP) berdasarkan nilai rapor dan kemampuan Bahasa Inggris
- Seleksi Kemitraan Strategis berdasarkan nilai ujian SMUP atau nilai UTBK
”Skema nilai ujian (UTBK/SMUP) dan minat bakat terbuka untuk peserta disabilitas,” ujar Prof. Anas.
Terkait jadwal pendaftaran, Anas memaparkan, program Kelas Internasional (IUP) Gelombang 2 dibuka dari 1 April hingga 7 Mei 2026, pendaftaran seleksi Minat dan Bakat dibuka dari 1 April hingga 22 Mei 2026, dan pendaftaran Mandiri Prestasi Akademik dan Kemitraan Strategis dibuka pada 1 April hingga 2 Juni 2026.
”Jangan tunda lagi, bergabunglah bersama Unpad dan jadilah bagian dari generasi unggul yang siap membawa perubahan bagi bangsa dan dunia. Informasi lengkap SMUP bisa diperoleh di laman smup.unpad.ac.id dan pendaftaran dilakukan di admission.unpad.ac.id,” ujar Prof. Anas.* (Reporter: Muhammad Fadhlurrahman Khoolish)




The post Pendaftaran SMUP Mandiri Dibuka, UKT dan IPI Tidak Naik Serta Ada Program Keberpihakan Unpad appeared first on Universitas Padjadjaran.
