






[Kanal Media Unpad] Bagaimana jika kebutuhan gizi keluarga dapat dipenuhi langsung dari pekarangan rumah sendiri? Di tengah isu mengenai ketahanan pangan global dan tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, pertanyaan ini menjadi semakin relevan. Ketahanan pangan merupakan persoalan yang nyata di tingkat rumah tangga, terutama ketika akses terhadap sumber protein hewani dan sayuran bergizi masih terbatas.
Berangkat dari urgensi inilah, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pengabdian pada Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 90 Universitas Padjadjaran menghadirkan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendorong kemandirian pangan berbasis rumah tangga pada pelaksanaan KKN-PPM periode Januari-Februari 2026.
Kelompok 90 KKN-PPM Universitas Padjadjaran di bawah bimbingan Dr. Eka Purna Yudha, S.P., M.Si., ini melaksanakan sosialisasi dan lokakarya Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Desa Benda, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat sebagai upaya penguatan ketahanan pangan berbasis rumah tangga. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah “Budidalon”, yakni budidaya ikan dan tanaman dalam galon bekas dengan sistem akuaponik sederhana.
Program ini dilatarbelakangi kondisi sosial ekonomi masyarakat yang masih membutuhkan dukungan ketahanan pangan dan pemenuhan gizi. Berdasarkan hasil survei lapangan, sebagian besar warga memiliki keterbatasan daya beli dan belum optimal memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Konsumsi sayuran hijau dan protein hewani pun masih tergolong rendah. Di sisi lain, banyaknya pasangan usia produktif di desa tersebut menjadi potensi besar dalam pengelolaan kawasan rumah pangan lestari secara berkelanjutan.
Sistem Budidalon ini menggabungkan pemeliharaan ikan lele dan penanaman kangkung dalam satu wadah, sehingga sangat cocok diterapkan pada lahan sempit dengan biaya terjangkau. Kegiatan ini dipilih karena mudah diterapkan, murah, dan relevan dengan kondisi masyarakat. Melalui Budidalon, keluarga dapat memperoleh sumber protein hewani dari lele dan asupan serat serta vitamin dari kangkung secara mandiri, sehingga mendukung pemenuhan gizi keluarga secara berkelanjutan.
Kegiatan edukasi menyasar siswa SDN 2 Benda melalui metode interaktif seperti lagu dan permainan “Isi Piringku” untuk mengenalkan gizi seimbang. Ibu kader posyandu juga mendapat materi diversifikasi pangan berbasis bahan lokal agar dapat diterapkan dalam menu keluarga sehari-hari. Pelatihan Budidalon yang diikuti 24 warga menunjukkan respons positif, dengan peningkatan pemahaman berdasarkan hasil pre-test dan post-test serta tingkat kepuasan yang sangat baik. Program ini turut didukung kolaborasi pemerintah desa, puskesmas, dan dinas terkait seperti Dinas Perikanan dan Kelautan dan Badan Penyuluhan Pertanian, disertai penyerahan materi perawatan sebagai tindak lanjut.
Melalui implementasi KRPL, tim KKN berharap Desa Benda dapat menjadi contoh ketahanan pangan berbasis pekarangan. Program ini menegaskan bahwa sinergi perguruan tinggi dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata serta mendorong kemandirian pangan dari rumah. Dengan dukungan dan komitmen bersama, Budidalon dapat memberi manfaat ekonomi dan kesehatan secara berkelanjutan.* (Rilis oleh Tim KKN-PPM Kel. 90)

The post Dorong Ketahanan Pangan, Mahasiswa KKN Unpad Perkenalkan “Budidalon” di Desa Benda, Indramayu appeared first on Universitas Padjadjaran.
