Rektor, “MWA Unpad Jangkar Stabilitas dan Motor Transformasi”

[Kanal Media Unpad] Melalui penetapan arah strategis perguruan tinggi, penerapan tata kelola yang baik, serta penguatan fungsi representasi, Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Padjadjaran mencatat capaian strategis yang mencakup penyusunan perencanaan jangka panjang, menengah, dan pendek, penguatan prinsip Good University Governance, serta pembentukan enam komite yang aktif berperan dalam berbagai agenda kelembagaan.

Demikian disampaikan oleh Ketua MWA Unpad, Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc., dalam kegiatan Rapat Umum Laporan Memorandum Akhir Jabatan MWA Unpad Periode 2020-2025 bertajuk “Transformasi Unpad Menuju 300 World Class University, Kemandirian, dan Kesejahteraan” yang dilaksanakan di Grha Sanusi Hardjadinata, Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung, pada Jumat, 5 Desember 2025.

“Untuk representasi, MWA telah membentuk enam komite dan masing-masing telah berprestasi dengan baik. Contohnya, pemilihan rektor tahun 2024 yang telah terselenggarakan dengan sangat baik, dan menjadi salah satu model pengelolaan atau metode dan metodologi pemilihan rektor di Indonesia,” ujar Arief.

Komite-komite dalam MWA periode 2020-2025 terdiri atas Komite Audit dan Manajemen Risiko (KAMIR), Komite Pengawas Investasi (KPI), Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR), Komite Dana Abadi (KDA), serta Komite Hybrid University (KHU). Seluruh komite tersebut berkontribusi dalam mendukung tata kelola kelembagaan Unpad melalui berbagai capaian strategis yang berdampak sebagai bagian dari agenda pengembangan universitas ke depan.

MWA telah menetapkan rekomendasi strategis bagi periode selanjutnya dengan tetap mempertahankan tiga target utama, yaitu pencapaian peringkat 300 perguruan tinggi terbaik dunia, peningkatan pendapatan hingga Rp 3 triliun, serta penguatan remunerasi tiga digit bagi sivitas akademika. Ia menegaskan bahwa pengelolaan tiga program prioritas juga harus terus dilanjutkan, mencakup peningkatan Good University Governance, penguatan kemandirian melalui optimalisasi pendapatan, serta fokus pada kepemimpinan dan pengembangan institusi secara berkelanjutan.

“Yang menjadi tantangan terlihat dari target utama kita. Yang pertama, menuju ke ranking 300 world class university. Yang kedua tantangannya adalah kemandirian, dan tantangan ketiga adalah kesejahteraan,” papar Dr. Arief Yahya.

MWA memandang bahwa setiap capaian selama lima tahun terakhir tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak di lingkungan Unpad. Kolaborasi yang terbangun antara MWA, pimpinan universitas, sivitas akademika, serta para mitra menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas kelembagaan sekaligus mendorong berbagai langkah transformasi yang telah dijalankan.

“Perjalanan lima tahun ini saya sampaikan rasa terima kasih kepada jajaran pimpinan Rektorat, Dekanat, Senat Akademik, tenaga kependidikan, serta mitra yang membersamai langkah MWA Unpad 2020-2025,” ujar Dr. Arief Yahya.

Sementara itu, Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi serta capaian MWA sepanjang lima tahun terakhir. Prof. Arief menegaskan bahwa periode tersebut bukanlah masa yang mudah mengingat berbagai tantangan yang muncul, mulai dari pandemi hingga dinamika perubahan pendidikan tinggi dan kompleksitas tata kelola

“Di masa penuh tantangan itu, MWA hadir sebagai jangkar stabilitas dan motor transformasi Unpad. MWA berhasil membawa berbagai terobosan yang sangat berarti, baik dalam tata kelola, transformasi digital, maupun penguatan reputasi Unpad sebagai PTNBH,” ujar Prof. Arief.

Dalam kegiatan ini, hadir jajaran Wakil Rektor Unpad, Rektor Unpad Periode 2020-2025 Prof. Rina Indiastuti, jajaran pimpinan di lingkungan rektorat dan fakultas, serta pencipta lagu Hymne dan Mars Unpad, Iwan Abdulrachman.

Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa tugas MWA periode 2020-2025. MWA Unpad menegaskan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan agenda penguatan tata kelola, kemandirian, serta peningkatan kesejahteraan di periode berikutnya sehingga pengembangan institusi dapat terus berjalan menuju perguruan tinggi yang unggul, inklusif, dan berdampak.*

The post Rektor, “MWA Unpad Jangkar Stabilitas dan Motor Transformasi” appeared first on Universitas Padjadjaran.