



[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran mencatat peningkatan prestasi pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-38 tahun 2025 dengan meraih sejumlah medali yang mendorong kenaikan peringkat nasional dari total 167 perguruan tinggi peserta. Capaian ini diumumkan pada Penutupan dan Penganugerahan Pimnas 38 yang digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) JK Arenatorium Universitas Hasanuddin, Makassar, Kamis, 27 November 2025.
Dalam Pimnas 38, Unpad berhasil membawa pulang tiga medali dari enam tim yang dikirim sebagai peserta. Perolehan tersebut terdiri atas satu medali emas dan satu medali perak pada kategori poster, serta satu medali perunggu pada kategori presentasi. Prestasi tersebut menempatkan Unpad di peringkat ke-12, naik satu peringkat dibanding tahun.
“Indonesia membutuhkan generasi muda yang tangguh, kreatif, inovatif, untuk membangun Indonesia emas tahun 2045. Di antara penduduk Indonesia ada satu persen yang memiliki kemampuan istimewa. Satu persen itu saya yakin sekarang berada di Pimnas ini, kalian semua,” ujar Direktur Belmawa Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi RI, Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., mewakili Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D.
Dalam sambutannya, Beny mengapresiasi perjuangan para peserta. Ia menegaskan bahwa setiap peserta yang hadir merupakan juara karena telah melalui proses seleksi dan kompetisi yang ketat. Beny juga mendorong para mahasiswa untuk tidak berhenti pada capaian saat ini, melainkan terus meningkatkan semangat dan kapasitas diri sebagai calon pemimpin masa depan.
Tim peraih medali emas kategori poster sekaligus medali perunggu kategori presentasi adalah PKM-K (Kewirausahaan) “TumbuhKeun!: Pot Tray Biodegradable Berperforasi Kaya Nutrisi Berbasis Jerami Padi, Biochar, dan Kompos Eceng Gondok untuk Efisiensi Transplantasi Tanaman”. Tim ini beranggotakan Herlendia (Ketua), Muhammad Iqbal Syam Bella, Rahadian Permana, Muhamad Agra Bifadlillah, dan Tazqiya Aqoda Syakiroh di bawah dosen pendamping Vira Kusuma Dewi, S.P., M.Sc., Ph.D.
Tim peraih medali perak kategori poster adalah PKM-KC (Karsa Cipta) “MetaBand: Point-of-Care Device untuk Real-Time Monitoring Kolesterol, Glukosa, dan Tekanan Darah secara Non-Invasif sebagai Indikator Sindrom Metabolik”. Tim ini terdiri dari Melsya Meira Syalsabilla (Ketua), Fahra Dina Qoyyimah, Amar Jamaludin, Naufal Nuha Fahreza, dan Maris Lumban Gaol dengan dosen pendamping Irkham, S.Si., M.Sc., Ph.D.
Direktur Kemahasiswaan Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah berjuang dalam Pimnas. Inu menegaskan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan oleh para peserta sepanjang proses kompetisi.
“Mohon diingat bahwa menghargai proses juga tidak kalah penting daripada raihan medali itu sendiri. InsyaAllah semua yang sudah dilakukan akan bermanfaat untuk pengembangan kita ke depan khususnya PKM,” ujar Inu.
Prestasi yang diraih oleh tim Unpad tidak lepas dari konsistensi dalam mengembangkan ide riset serta dukungan penuh dari berbagai pihak. Pendampingan yang dilakukan sejak tahap penyusunan proposal hingga pelaksanaan kompetisi menjadi fondasi bagi para mahasiswa.
“Semua yang mereka raih adalah jerih payah yang tak bisa diungkapkan. Kami juga punya tim PKM Centre Unpad yang mendukung dari segala sisi,” ungkap Vira.
Irkham menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian yang diraih tim bimbingannya. Menurut Irkham, keberhasilan mahasiswa merupakan kebanggaan yang melebihi pencapaian pribadinya dalam riset maupun pengajaran, karena ia mengetahui proses panjang dan kerja keras yang dilakukan hingga meraih prestasi.
“Faktor utama adalah doa dan keberuntungan, di mana keberuntungan datang kepada mereka yang siap. Alhamdulillah, tim MetaBand siap menerima keberuntungan tersebut karena kegigihan dan kemauan dalam mengikuti segala prosesnya,” ujar Irkham.
Sementara Herlendia, ketua tim Tumbuhkeun!, mengatakan bahwa pengalaman berkompetisi memberikan manfaat besar bagi pengembangan diri mahasiswa, baik dari sisi akademik maupun keterampilan lainnya.
“Jangan takut untuk mencoba, coba semua peluang kegiatan yang ada di kampus salah satunya perlombaan akademik,” pesan Herlendia.
Melsya, ketua tim MetaBand, mengungkapkan bahwa keberhasilan yang diraih tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak yang terlibat. Dukungan tim, pendampingan dosen, serta fasilitas yang diberikan oleh universitas dan pemerintah menjadi kekuatan sejak penyusunan proposal PKM hingga berkompetisi di Pimnas 38.
“Kemenangan adalah hasil yang menjadi bonus sekaligus representasi kerja keras dan doa. Dari kemenangan tersebut pastinya akan menumbuhkan rasa semangat untuk mendalami ilmu agar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Meisya.*


















The post Unpad Raih 1 Medali Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu di Pimnas 38 appeared first on Universitas Padjadjaran.
