Dukung Peningkatan Produksi dan Kualitas Susu Nasional, Unpad, USDEC dan NMDA Luncurkan USIDP Jabar

[Kanal Media Unpad] Susu menjadi komponen wajib MBG untuk meningkatkan asupan protein hewani, namun realisasinya masih terkendala rendahnya produktivitas nasional akibat keterbatasan pakan berkualitas.

Demikian disampaikan Dr. Argi Argiris, S.Pt., M.P., mewakili Direktur Jenderal PKH, Dr. drh. Agung Suganda, M.Si. dalam kegiatan Seminar Internasional bertajuk “Indonesian Dairy Farming Scale Up Strategy” yang dilaksanakan di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, pada Rabu, 10 Desember 2025. Dr. Argi juga merupakan Ketua Kelompok Ruminansia Perah Direktorat Jenderal (Ditjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan)

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Universitas Padjadjaran melalui BUMN Center of Excellence dan Fakultas Peternakan, bekerja sama dengan U.S. Indonesia Dairy Farmer Partnership (USIDP), US Dairy Export Council (USDEC), New Mexico Department of Agriculture (NMDA), New Mexico State University (NMSU), Department of Agriculture, Trade and Consumer Protection Wisconsin, serta University of Wisconsin.

“Melalui kesempatan ini, kerja sama (United States-Indonesia Dairy Partnership) dapat menjadi wadah lahirnya peternak-peternak sapi perah yang kompeten. Mari kita jadikan program USIDP (United States-Indonesia Dairy Partnership) Jawa Barat ini menjadi titik tolak untuk membangun masa depan persusuan Indonesia yang lebih produktif dan maju,” ujar Argi.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Unpad dengan USDEC dan NMDA untuk membentuk aliansi strategis dalam memperluas jangkauan dan aksesibilitas program pelatihan USIDP. Melalui kerja sama ini, kapasitas peternak sapi perah skala kecil dan menengah akan ditingkatkan melalui pendidikan dan pelatihan praktik terbaik peternakan sapi perah yang bertujuan mendukung peningkatan kualitas serta produksi susu nasional.

Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita mengatakan bahwa kerja sama tersebut menjadi kerangka formal bagi penguatan kerja sama dalam bidang pendidikan, riset akademik, peningkatan kapasitas teknis, serta pemberdayaan masyarakat. Prof. Arief menegaskan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas dan kontribusi pendidikan tinggi terhadap kemajuan bangsa, termasuk mendukung pengembangan Program Perdagangan dan Industri Nasional.

“Unpad meyakini bahwa perubahan yang dibangun melalui kerja sama ini akan menjadi fondasi penting bagi peningkatan hasil pembangunan nasional maupun regional. Kemitraan dengan USDEC dan NMDA memiliki nilai strategis, khususnya dalam memfasilitasi transfer pengetahuan ilmiah global dan praktik terbaik serta mendorong modernisasi sistem produksi dan tata niaga,” jelas Rektor Unpad dalam sambutannya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad Prof. Rizky Abdulah, S.Si., Apt., Ph.D., serta Dekan Fakultas Peternakan Unpad Prof. Dr. Ir. Rahmat Hidayat, S.Pt., M.Si., IPM., serta jajaran Fakultas Peternakan Unpad. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S. dan Menteri Koperasi RI, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si., juga memberikan sambutan melalui tayangan video.

Sementara Market Access and Regulatory Affairs Manager USDEC, Aimee Pinkerton, menegaskan bahwa keterlibatan USDEC dalam USIDP lahir dari komitmen mendukung peningkatan akses gizi masyarakat Indonesia melalui konsumsi susu, terutama bagi anak-anak. Dalam pelaksanaannya, USDEC bersama NMDA, Wisconsin Department of Agriculture Trade and Consumer Protection, serta NMSU berkolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi dan perusahaan peternak di Indonesia, termasuk Unpad.

“USDEC memutuskan untuk berkolaborasi dengan Unpad sebagai universitas yang kami yakini mampu mengembangkan dan menyebarkan pengetahuan kembali kepada para pelaku usaha. Unpad menjadi mitra strategis US Dairy dalam upaya memberikan manfaat nyata bagi industri persusuan di Indonesia,” jelas Aimee.

Pada kesempatan ini, seminar juga menghadirkan sejumlah narasumber di bidang persusuan dan agribisnis. Seminar dimoderatori oleh Ketua BUMN Center of Excellence Unpad, Prof. Popy Rufaidah, S.E., M.B.A., Ph.D.

Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Siti Rochani, S.Pt., M.M., memaparkan tantangan dan hambatan peningkatan produksi susu di wilayah Jawa Barat; Dekan Fakultas Peternakan Unpad Prof. Dr. Ir. Rahmat Hidayat, S.Pt., M.Si., IPM., dengan materi “Pengembangan Sapi Perah di Indonesia, Kekhususan di Jawa Barat”, Prof. Dr. Roberts Hagevoort, MS, Ph.D., spesialis penyuluhan sapi perah dari New Mexico State University, memaparkan materi berjudul “Perubahan untuk Mewujudkan Peternak Sapi Perah yang Progresif”, serta General Manager Corporate Strategy & Digital Transformation PT Berdikari (Persero) Agung Susanto Mukti yang mengulas topik berjudul “Kemitraan Strategis untuk Keberlanjutan”.

Melalui penyelenggaraan seminar ini, Unpad berkomitmen untuk terus memperkuat kontribusi akademik dalam pengembangan sektor persusuan nasional melalui kolaborasi strategis lintas negara dan pemangku kepentingan. Hasil diskusi, kerja sama, serta inisiatif yang dibangun diharapkan tidak hanya mendorong peningkatan kualitas produksi susu dalam negeri, tetapi juga memperkuat ketahanan gizi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.*

The post Dukung Peningkatan Produksi dan Kualitas Susu Nasional, Unpad, USDEC dan NMDA Luncurkan USIDP Jabar appeared first on Universitas Padjadjaran.