
[Kanal Media Unpad] Hari pertama PAMUKA 2026 yang berlangsung di Bale Santika, Unpad Kampus Jatinangor, pada Senin (3/8), berjalan lancar. Berbeda dari tahun sebelumnya, PAMUKA 2026 melibatkan sejumlah instansi eksternal untuk memberikan edukasi mengenai literasi keuangan, keamanan kampus, serta perlindungan kesehatan bagi mahasiswa baru.
“Materi ini dihadirkan untuk menghindari berbagai permasalahan yang saat ini banyak terjadi. Salah satunya, edukasi agar mahasiswa terhindar dari pinjaman online yang tidak bertanggung jawab. Faktanya, mahasiswa juga bisa menjadi korban pinjaman online,” papar Mira Trisyani Koeryaman, Ph.D., penanggung jawab acara yang juga Kepala Kantor Pengelolaan Pendidikan Jarak Jauh Unpad.
Edukasi tentang permasalahan keuangan tersebut dilakukan melalui seminar bertajuk “Studi Mulus Bebas Jebakan Pinjol” yang menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai tips mengelola keuangan secara bijak, serta pengenalan produk dan layanan jasa keuangan yang legal dan diawasi. Peserta juga dibekali edukasi mengenai bahaya pinjaman online ilegal, investasi bodong, serta fenomena fear of missing out (FOMO) dalam pengambilan keputusan keuangan.
PAMUKA sendiri merupakan rangkaian kegiatan untuk menyambut dan mempersiapkan mahasiswa baru dalam memasuki kehidupan perkuliahan di Unpad. (Baca juga: Pamuka 2026 Akan Antarkan Mahasiswa Baru Unpad ke Kehidupan Kampus). Selain memfasilitasi proses registrasi dan pengambilan atribut mahasiswa, kegiatan ini juga memperkenalkan fasilitas dan layanan yang tersedia agar mahasiswa dapat mempersiapkan diri menjalani perkuliahan.
“Kenali Unpad, kenali apa yang Unpad miliki. Kita fasilitasi mulai dari fasilitas pembelajaran hingga fasilitas untuk menguatkan fisik, mental, dan finansial,” pesan Mira.
Salah satu mahasiswa baru Fakultas Kedokteran, Raisya Devinka Harmita, menilai PAMUKA berperan penting dalam membantu mahasiswa baru mengenal lingkungan kampus. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan gambaran mengenai berbagai lokasi dan fasilitas di Unpad yang sebelumnya tidak diketahuinya.
“Saya senang karena akhirnya sudah dapat jas almamater, juga KTM (Kartu Tanda Mahasiswa). Lalu juga bertemu banyak teman-teman baru, saya ingin banyak berbaur dengan banyak orang,” jelas Raisya.
Fika, orang tua dari Raisya, mengaku merasa senang dan antusias melihat putrinya memulai perjalanan sebagai mahasiswa baru Unpad. Momen tersebut menjadi pengalaman istimewa karena Raisya merupakan anak pertama di keluarganya yang berstatus mahasiswa. Karena itu, ia berkeinginan untuk terus mendampingi putrinya selama PAMUKA berlangsung.
“Lingkungan SMA dengan lingkungan kuliah pastinya berbeda. Jadi PAMUKA ini bagus sekali, apalagi untuk berkenalan dengan mahasiswa dari fakultas lain,” kata Fika.
Sebagai gerbang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan kampus, PAMUKA 2026 akan berlangsung selama lima hari, mulai 3 hingga 7 Agustus 2026. Kegiatan ini melayani proses registrasi mahasiswa baru program sarjana maupun pascasarjana dengan jumlah peserta yang mencapai sekitar 2.500 orang setiap harinya. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan seluruh mahasiswa baru dapat mempersiapkan diri dengan baik, mengenal berbagai layanan dan fasilitas kampus, serta beradaptasi dengan lingkungan akademik sebelum memulai perkuliahan.* (R01)












The post PAMUKA 2026 Hadirkan Edukasi Bebas Pinjol bagi Mahasiswa Baru Unpad appeared first on Universitas Padjadjaran.
