Unpad Jadi Tuan Rumah ASEAN Goes to Campus, Perkuat Peran Generasi Muda dalam Ketahanan Kawasan

[Kanal Media Unpad] Generasi muda memiliki peran strategis dalam mendorong ketahanan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara dan Indo-Pasifik. Untuk memperkuat pemahaman tersebut, Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) menyelenggarakan kegiatan ASEAN Goes to Campus bertajuk “The Role of Youth in the Implementation of Sustainable Resilience in ASEAN and Indo-Pacific Region” di Bale Rumawat, Unpad Kampus Dipati Ukur, Bandung, pada Jumat (31/7).

“Generasi muda bukan hanya pemimpin masa depan, tetapi juga inovator, agen perubahan, dan pemecah masalah masa kini. Kreativitas, literasi digital, dan perspektif global yang mereka miliki sangat penting dalam membangun masyarakat yang tangguh serta mendorong pembangunan berkelanjutan di kawasan ASEAN dan Indo-Pasifik,” ujar Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad, Prof. Rizky Abdulah, dalam sambutannya.

Prof. Rizky mengatakan, perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga katalisator inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan kebijakan berbasis bukti. Ia menegaskan komitmen Unpad untuk terus memperkuat kemitraan dengan institusi ASEAN dan berbagai pemangku kepentingan internasional guna menghasilkan riset berdampak serta menyiapkan pemimpin masa depan.

Sementara Direktur Kerja Sama Sosial Budaya ASEAN, Kementerian Luar Negeri RI, Yuliana Bahar mengajak generasi muda berperan aktif dalam membentuk masa depan kawasan ASEAN. Menurutnya, mereka memiliki kesempatan dan tanggung jawab untuk melanjutkan berbagai capaian ASEAN dan menghadapi tantangan regional di masa mendatang.

“Buku ASEAN telah ditulis, tetapi belum selesai. Saya menantikan halaman-halaman berikutnya dari perjalanan ASEAN yang akan kalian hadirkan, bukan hanya untuk kepentingan masyarakat ASEAN tetapi juga memperkuat kontribusi dan posisi ASEAN dalam komunitas dunia,” kata Yuliana.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai negara dan institusi yang membahas penguatan ketahanan berkelanjutan di kawasan ASEAN dan Indo-Pasifik. Direktur Riset, Hilirisasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Unpad, Prof. Nur Atik, memaparkan peran perguruan tinggi dalam membangun ketahanan berkelanjutan berbasis komunitas melalui inovasi, teknologi, dan keterlibatan generasi muda. Selain itu, Duta Besar Republik Islam Pakistan untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri menjelaskan kerja sama Pakistan dengan Indonesia dan ASEAN. Sedangkan Deputy Head of Mission of Japan to ASEAN Yoshiyasu Iseki memaparkan kolaborasi ASEAN dan Jepang dalam pengurangan risiko bencana serta praktik Jepang dalam membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana.

Lebih lanjut, 2nd Secretary for the Australian Mission to ASEAN Matthew McMahon membahas kerja sama ASEAN dan Australia dalam manajemen bencana dan ketahanan iklim serta peran generasi muda dalam mewujudkan ketahanan berkelanjutan. Sementara Socio-Cultural Official, Permanent Mission of the Philippines to ASEAN Mike Mohen Padilla menjelaskan prioritas Filipina sebagai Ketua ASEAN dalam penguatan peran generasi muda dan ketahanan berkelanjutan. Adapun Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dr. Ir. Udrekh memaparkan kerja sama ASEAN dalam membangun ketahanan berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan resiliensi lokal.

Dihadiri oleh siswa SMA dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk memperluas wawasan mengenai isu-isu ketahanan berkelanjutan di kawasan ASEAN dan Indo-Pasifik. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda yang aktif berkontribusi dalam menghadapi tantangan global dan memperkuat kerja sama di kawasan ASEAN.* (R01)

The post Unpad Jadi Tuan Rumah ASEAN Goes to Campus, Perkuat Peran Generasi Muda dalam Ketahanan Kawasan appeared first on Universitas Padjadjaran.