LSP Unpad Selenggarakan Pelatihan Asesor Kompetensi untuk Perkuat Layanan Sertifikasi

[Kanal Media Unpad] Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Padjadjaran menyelenggarakan Pelatihan Asesor Kompetensi di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad, Kampus Jatinangor, 15-18 Juli 2026. Pelatihan yang diikuti 48 calon asesor tersebut menjadi upaya LSP Unpad untuk memperkuat kapasitas layanan sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa dan lulusan.

Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Syamsi Hari, M.M., menegaskan bahwa asesor berperan dalam menjaga mutu pelaksanaan sertifikasi kompetensi sekaligus kredibilitas sistem sertifikasi kompetensi kerja nasional. Perkembangan teknologi, digitalisasi, dan kecerdasan buatan menuntut asesor untuk meningkatkan kapasitas serta beradaptasi. Meski demikian, seluruh proses asesmen dilaksanakan sesuai standar, prosedur, dan kode etik guna menjamin kualitas dan kepercayaan hasil sertifikasi.

“Menjadi asesor kompetensi merupakan sebuah amanah. Karena itu, asesor harus menjunjung tinggi integritas, independensi, dan profesionalisme dalam menjalankan proses sertifikasi kompetensi,” ujar Syamsi dalam sambutannya.

Sementara Ketua LSP Unpad, Dina Sartika, Ph.D., mengatakan bahwa penambahan asesor diperlukan untuk meningkatkan kapasitas LSP Unpad dalam memberikan layanan sertifikasi kompetensi kepada mahasiswa. Menurutnya, sertifikasi kompetensi menjadi salah satu upaya untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang terstandarisasi dan diakui secara nasional.

“Para asesor diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga mutu lulusan Unpad agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Lulusan tidak hanya perlu menguasai aspek akademik, tetapi juga memiliki keterampilan yang memberikan nilai tambah di dunia kerja,” kata Dina.

Pelatihan asesor kompetensi yang diselenggarakan LSP Unpad berlangsung selama empat hari dan dilanjutkan dengan asesmen pada 19 Juli 2026. Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan dari master asesor BNSP mengenai prinsip asesmen, perangkat sertifikasi, kode etik, serta prosedur pelaksanaan uji kompetensi.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad Prof. Widya Setiabudi Sumadinata serta Direktur Pendidikan Non-Gelar Unpad drg. Erli Sarilita, Ph.D.

Sejak didirikan, LSP Unpad telah mengelola 10 skema sertifikasi kompetensi dan saat ini tengah mempersiapkan pelaksanaan 17 skema kompetensi baru. Kehadiran 48 calon asesor diharapkan dapat mendukung pelaksanaan skema baru tersebut sekaligus memperkuat layanan sertifikasi pada skema yang telah berjalan. LSP Unpad terus berupaya memperluas cakupan skema sertifikasi sesuai kebutuhan program studi Unpad. Karena itu, prodi didorong untuk mengusulkan skema kompetensi yang relevan dengan bidang keilmuan dan kebutuhan profesi lulusannya.

“Ke depan, kami berharap seluruh lulusan Unpad tidak hanya memiliki prestasi akademik yang baik, tetapi juga dinyatakan kompeten melalui sertifikat kompetensi dari BNSP,” harap Dina.* (Rilis oleh: Khoirunisa Fitriani)

The post LSP Unpad Selenggarakan Pelatihan Asesor Kompetensi untuk Perkuat Layanan Sertifikasi appeared first on Universitas Padjadjaran.