
[Kanal Media Unpad] International Association of Students in Agricultural and Related Sciences Local Committee Universitas Padjadjaran (IAAS LC Unpad) meluncurkan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) melalui kegiatan Grand Launching PPK Ormawa “Model Desa Tangguh Bencana Berbasis Aren: Integrasi Konservasi, Mitigasi Bencana, dan Budaya Sirkular di Desa Cipelah”. Kegiatan ini diselenggarakan di kawasan wisata Curug Tilu, Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jumat, 26 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Direktur Kemahasiswaan Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, S.S., M.A., Ph.D., mengatakan bahwa program pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa Unpad terus dikembangkan sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, program yang diinisiasi oleh IAAS LC Unpad ini memiliki nilai strategis karena mengintegrasikan keilmuan pertanian, konservasi lingkungan, mitigasi bencana, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kegiatan kali ini terasa sangat spesial karena kami kembali ke tempat yang telah kami mulai beberapa tahun lalu. Teman-teman IAAS memanfaatkan pengetahuan yang mereka miliki di bidang agrikultur dengan memilih tanaman aren yang merupakan tanaman endemik di Desa Cipelah. Tanaman ini memiliki potensi ekonomi sekaligus berperan penting dalam mitigasi bencana,” ujar Inu.
Pohon aren memiliki sistem perakaran serabut yang kuat, sehingga mampu mengikat tanah dan menyerap air secara efektif. Karakteristik tersebut menjadikan aren sebagai salah satu tanaman yang potensial untuk mengurangi risiko terjadinya bencana longsor di Desa Cipelah yang pernah beberapa kali terjadi sejak tahun 2017 lalu. Oleh karena itu, Inu berharap pemanfaatan tanaman aren dapat menjadi salah satu solusi berbasis alam untuk mengurangi risiko bencana sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Inu juga mengapresiasi dukungan pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pihak yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan program tersebut. Dalam hal ini, Unpad sangat terbuka dengan peluang kolaborasi lanjutan melalui berbagai program pengabdian, termasuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Harapannya, kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, memberikan dampak yang maksimal bagi masyarakat Desa Cipelah, dan menjadi awal kolaborasi yang lebih luas dalam berbagai program pengabdian di masa mendatang,” ujar Inu.
Program PPK Ormawa IAAS LC Unpad merupakan kelanjutan dari komitmen organisasi dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui Village Concept Project yang telah dijalankan secara berkelanjutan selama lima tahun terakhir. Sebagai organisasi mahasiswa yang bergerak di bidang pertanian dan ilmu-ilmu terkait, IAAS LC Unpad mengusung semangat Think Globally, Act Locally dengan menghadirkan solusi yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat setempat.
Sebelum pelaksanaan program, tim telah melakukan pemetaan wilayah bersama pemerintah Desa Cipelah untuk mengidentifikasi kawasan rawan longsor. Dari hasil pemetaan tersebut ditetapkan target penanaman aren seluas satu hektare sebagai tahap awal pengembangan model desa tangguh bencana berbasis aren yang diharapkan mampu memperkuat aspek konservasi, mitigasi bencana, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal.
Turut hadir pada kesempatan ini adalah Camat Kecamatan Rancabali, Panpan Risvan C., SIP., M.Si., Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandumg Wahyudin, S.T., M.E., Kepala Desa Cipelah, Opan Supandi, Pengelola Pusat PPK Ormawa, Prof. Dr. Uyu Wahyudin, M.Pd., serta segenap masyarakat Desa Cipelah.* (R02)















The post Mahasiswa Unpad Kembangkan Model Desa Tangguh Bencana Berbasis Aren di Desa Cipelah appeared first on Universitas Padjadjaran.
