
[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menyerahkan 76 ekor domba kurban kepada masyarakat di lingkungan sekitar Unpad dengan muqarib (orang yang berkurban) dari tenaga kependidikan Unpad saat Iduladha 1447 Hijriah. Hewan kurban diserahkan kepada perwakilan 15 desa dari Kecamatan Jatinangor dan Kecamatan Sukasari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Pangandaran, Kelurahan Lebak Gede, Polsek Jatinangor, Koramil Jatinangor, hingga panitia kurban Unpad pada Senin (25/5) di Fakultas Peternakan Unpad Kampus Jatinangor.
“Kegiatan ini sebagai bagian dari bentuk sosial Unpad kepada masyarakat di lingkungan kampus Unpad sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan para pegawai terutama tenaga kependidikan (tendik) yang berniat untuk berkurban tapi belum memiliki dana,” ujar Direktur Kelembagaan dan Tata Kelola Unpad, Ahmad Baehaqi, S.Si., M.T.
Ahmad menjelaskan bahwa Program Kurban Unpad (PKU) dirancang tidak hanya memberikan manfaat sosial kepada masyarakat, tetapi juga menghadirkan nilai ibadah bagi keluarga besar Unpad melalui skema kurban yang selaras dengan koridor fikih muamalah. Program ini menjadi bagian dari implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) Unpad yang mengintegrasikan kemanfaatan sosial dan nilai spiritual secara bersamaan.
Sementara Kepala Desa Cilayung Kecamatan Jatinangor, Dedeng Saepurohman S.Pd.I, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tiga ekor domba kurban yang diterima desanya dari Unpad. Ia mengatakan, bantuan hewan kurban dari Unpad rutin diberikan setiap tahun kepada masyarakat Desa Cilayung dan telah berlangsung sejak lama.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Unpad, semoga diberkahi kesuksesannya oleh Allah Swt. Insya Allah (kurban ini) akan dimanfaatkan sebagaimana amanah yang dititipkan kepada kami,” ungkap Dedeng.
Salah satu tendik Unpad yang menjadi muqarib tahun ini, Lia Setiana, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih karena terpilih sebagai peserta kurban dalam PKU. Menurutnya, program ini menjadi kesempatan berharga bagi tenaga kependidikan untuk dapat beribadah kurban sekaligus berbagi dengan masyarakat sekitar.
“Semoga program ini (PKU) bisa merata untuk seluruh tendik agar semuanya bisa mendapat kesempatan menjadi muqarib,” harap Lia.
PKU diharapkan dapat terus menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan keluarga besar Unpad dengan masyarakat sekitar kampus. Melalui semangat berbagi di Iduladha, Unpad berkomitmen menghadirkan kemanfaatan yang tidak hanya dirasakan secara sosial, tetapi juga memberikan nilai ibadah dan kebersamaan bagi seluruh pihak yang terlibat.
Salat Iduladha
Universitas Padjadjaran juga melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah pada Rabu 27 Mei 2026 di dua tempat. Salat Iduladha diselenggarakan oleh DKM Masjid Raya Unpad Jatinangor dan DKM Masjid Al-Jihad Unpad Jl. Dipati Ukur Bandung. Prof. Dr. Didin Muhafidin (Guru Besar FISIP Unpad) menjadi khatib dan imam pada Salat Iduladha di Balé Aweuhan MRU Unpad Jatinangor, sementara Prof. Syarief Hidayat (Guru Besar FIB Unpad) menjadi khatib dan imam di Lapangan Parkir Utara Unpad Jl. Dipati Ukur Bandung.
“Mari kita teladani kesalihan dan kepatuhan Ibrahim dan Ismail sesuai kemampuan masing-masing. Kita laksanakan kurban dengan ikhlas dari rezeki halal yang kita terima,” ajak Prof. Syarief.
Sementara Prof. Didin menjelaskan mengenai sifat hewani dalam diri manusia yang harus dihilangkan, yaitu ayam jago (tidak bertanggung jawab), bebek (bertindak tanpa memahami kebenaran), serta merak (riya, sombong, dan ingin dipuji).
“Sebagai muslim, kita dianjurkan untuk menyembelih atau mengorbankan sifat-sifat hewani yang ada dalam diri kita,” ujar Prof. Didin.
Pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah di lingkungan Unpad berlangsung tertib dan khusyuk. Momentum ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah serta menumbuhkan semangat keikhlasan, kepedulian, dan ketakwaan di kalangan keluarga besar Unpad maupun masyarakat sekitar.*



















The post Unpad Salurkan 79 Hewan Kurban Atas Nama Tenaga Kependidikan appeared first on Universitas Padjadjaran.
