
[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran memperkuat perannya dalam forum akademik dan kebijakan lingkungan global. Hal tersebut ditunjukkan melalui keterlibatan aktif Guru Besar Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Unpad, Prof. Chay Asdak, dalam pertemuan strategis Intergovernmental Working Group (IWG) on the Future Strategic Framework yang berlangsung di Markas Besar United Nations Convention to Combat Desertification (UNCCD), Bonn, Jerman, pada 12-14 Mei 2026.
Pertemuan IWG UNCCD merupakan kegiatan yang mempertemukan para pemangku kepentingan global untuk merumuskan Vision and Key Elements of the Future Implementation of the Convention Text, yaitu kerangka strategis masa depan implementasi konvensi UNCCD. Dokumen hasil pembahasan tersebut akan menjadi materi utama dalam UNCCD Conference of Parties 17 yang akan berlangsung di Mongolia pada Agustus 2026.
Dalam forum global tersebut, Prof. Chay hadir mewakili Indonesia sekaligus menjalankan perannya sebagai Vice Chair of Science and Technology UNCCD. Prof. Chay mendorong pentingnya penguatan basis sains dalam penyusunan kebijakan internasional, khususnya terkait pengelolaan lahan, mitigasi perubahan iklim, dan ketahanan lingkungan. Ia juga menyampaikan pentingnya keterwakilan perspektif negara berkembang, terutama kawasan Asia, dalam penyusunan kerangka kebijakan global yang inklusif dan implementatif.
UNCCD sendiri merupakan salah satu konvensi lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bersifat mengikat secara hukum (legally binding convention) dan berfokus pada upaya penanggulangan desertifikasi, degradasi lahan, serta dampak kekeringan melalui pendekatan pengelolaan lahan berkelanjutan.
Forum ini dihadiri oleh para National Focal Point, ilmuwan, dan perwakilan pemerintah dari berbagai kawasan dunia, termasuk Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika Latin. Kolaborasi lintas negara tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat komitmen internasional terhadap pengelolaan lahan berkelanjutan serta pengurangan risiko kekeringan dan desertifikasi.
Keterlibatan Prof. Chay menjadi bagian dari kontribusi Unpad dalam penguatan kolaborasi internasional di bidang lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Melalui partisipasi akademisi dalam forum global, Unpad terus mendorong peran ilmu pengetahuan dalam mendukung perumusan kebijakan yang inklusif, berbasis riset, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dunia.* (Rilis oleh: Dani Wahdani)
The post Unpad Berkontribusi dalam Penyusunan Kerangka Strategis Lingkungan Global UNCCD appeared first on Universitas Padjadjaran.
