ULD Unpad Hadirkan Buddy Inklusif untuk Dampingi Mahasiswa Baru Penyandang Disabilitas

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran terus memperkuat komitmennya sebagai perguruan tinggi yang unggul, inklusif, dan berdampak melalui berbagai layanan bagi mahasiswa disabilitas. Dalam hal ini, Unit Layanan Disabilitas Unpad menghadirkan program Buddy Inklusif yang akan mendampingi mahasiswa baru penyandang disabilitas selama rangkaian kegiatan Pamuka dan Penerimaan Raya Mahasiswa Baru Unpad (Prabu) 2026.

Kepala Unit Layanan Disabilitas Unpad, Dr. Ikeu Nurhidayah, S.Kep., Ners., M.Kep., Ns.Sp.Kep.An., menjelaskan bahwa Buddy Inklusif merupakan program pendampingan sebaya (peer support) yang melibatkan mahasiswa sebagai teman pendamping bagi mahasiswa baru penyandang disabilitas. Melalui program ini, mahasiswa baru diharapkan dapat beradaptasi lebih mudah dengan lingkungan kampus, mengenal fasilitas akademik maupun nonakademik, serta memperoleh pengalaman belajar yang lebih inklusif sejak hari pertama menjadi bagian dari sivitas akademika Unpad.

“Pendampingan tidak dimulai ketika mahasiswa sudah masuk kuliah, tetapi sejak proses seleksi. Kami melakukan asesmen kebutuhan setiap calon mahasiswa penyandang disabilitas agar proses seleksi dapat berlangsung secara inklusif sesuai dengan ragam disabilitas dan kebutuhan masing-masing,” ujar Ikeu saat diwawancarai oleh Tim Kanal Media Unpad pada Rabu (8/5).

Pada tahun akademik ini, Unpad menerima sekitar 10 mahasiswa baru dengan berbagai ragam disabilitas. Untuk mendukung proses transisi menuju kehidupan perkuliahan, ULD memperkenalkan Buddy Inklusif sebagai bagian dari strategi membangun lingkungan belajar yang lebih ramah, setara, dan aksesibel.

Berbeda dengan pendamping pribadi, Buddy Inklusif berperan sebagai teman sebaya yang membantu mahasiswa baru mengenali lingkungan kampus, memahami alur kegiatan orientasi, mengakses informasi, serta menjadi penghubung apabila mahasiswa membutuhkan bantuan lebih lanjut. Program ini dirancang untuk mendorong kemandirian mahasiswa penyandang disabilitas, bukan menciptakan ketergantungan.

Sebelum menjalankan tugasnya, para Buddy Inklusif mengikuti pelatihan yang diselenggarakan ULD Unpad. Materi pelatihan meliputi pengenalan ragam disabilitas, prinsip pendidikan inklusif, komunikasi yang inklusif, etika pendampingan, teknik memberikan bantuan sesuai kebutuhan masing-masing ragam disabilitas, hingga simulasi pendampingan dalam berbagai situasi yang mungkin dihadapi selama kegiatan Pamuka dan Prabu. Dengan pembekalan tersebut, para buddy diharapkan mampu memberikan dukungan yang tepat sekaligus menghormati hak, pilihan, dan kemandirian mahasiswa yang didampingi.

Menurut Ikeu, pelaksanaan tahun ini merupakan tonggak penting karena menjadi implementasi perdana Program Buddy Inklusif di Universitas Padjadjaran. Ke depan, program ini diharapkan tidak hanya mendukung kegiatan orientasi mahasiswa baru, tetapi berkembang menjadi program berkelanjutan selama mahasiswa menjalani proses pembelajaran di kampus.

“Ini merupakan pelaksanaan perdana Buddy Inklusif di Unpad. Ke depan kami berharap program ini tidak hanya hadir saat orientasi mahasiswa baru, tetapi dapat dikembangkan menjadi program berkelanjutan selama mahasiswa menjalani proses pembelajaran di kampus,” tutur Ikeu.

Lebih lanjut, ULD Unpad juga tengah merancang pengembangan program Buddy Inklusif agar terbuka bagi lebih banyak mahasiswa. Ia mengapresiasi tingginya antusiasme mahasiswa yang secara sukarela bergabung sebagai Buddy Inklusif. Hal tersebut menunjukkan tumbuhnya kesadaran sivitas akademika terhadap pentingnya membangun lingkungan kampus yang menghargai keberagaman dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh mahasiswa.

“Harapan kami, para Buddy Inklusif menjadi agen penggerak yang menyebarkan semangat inklusivitas hingga ke fakultas masing-masing. Inklusivitas bukan hanya tentang disabilitas, tetapi bagaimana setiap orang, apa pun latar belakang sosial, budaya, maupun kondisinya, memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, serta mengakses seluruh layanan di Universitas Padjadjaran,” pungkasnya.* (R02)

The post ULD Unpad Hadirkan Buddy Inklusif untuk Dampingi Mahasiswa Baru Penyandang Disabilitas appeared first on Universitas Padjadjaran.